HUKUM

Berita Terkini: Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat, Sosok Satpam Tewas Ditusuk Maling, dan Bayi dari Rumah Penampungan Pakem Segera Dipertemukan dengan Ortunya

×

Berita Terkini: Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat, Sosok Satpam Tewas Ditusuk Maling, dan Bayi dari Rumah Penampungan Pakem Segera Dipertemukan dengan Ortunya

Share this article
Berita Terkini: Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat, Sosok Satpam Tewas Ditusuk Maling, dan Bayi dari Rumah Penampungan Pakem Segera Dipertemukan dengan Ortunya
Berita Terkini: Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat, Sosok Satpam Tewas Ditusuk Maling, dan Bayi dari Rumah Penampungan Pakem Segera Dipertemukan dengan Ortunya

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 11 Mei 2026 | Beberapa peristiwa terjadi di Jawa Barat hari ini, Selasa, 11 Mei 2026. Mulai dari seorang mahasiswa ITB bernama Arief Wibisono yang sebelumnya dilaporkan hilang di Gunung Puntang ditemukan selamat, hingga remaja di Kuningan dikeroyok akibat mengenakan jersey Persib.

Arief Wibisono, seorang mahasiswa Program Magister Teknik Lingkungan ITB angkatan 2024 yang dikabarkan hilang di kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/5) lalu akhirnya ditemukan. Informasi ini dilaporkan oleh relawan yang melakukan pencarian.

Sementara itu, di Malang, sosok Mat Suhandi (51), satpam perumahan di Cemorokandang, Kota Malang, yang tewas ditusuk maling, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Di mata sang anak, Harianto, ayahnya adalah sosok pejuang keluarga yang tak kenal lelah bekerja demi menghidupi istri dan ketiga anaknya.

Kondisi Mahasiswa ITB yang sempat hilang di Gunung Puntang ditemukan selamat, sedangkan Mat Suhandi meninggal setelah ditusuk maling. Sementara itu, 11 bayi yang dievakuasi dari sebuah rumah di Pakem, Sleman, akan segera dipertemukan dengan orang tua kandungnya.

Dinas Sosial Kabupaten Sleman mengupayakan pemenuhan hak asal-usul bayi yang dievakuasi dari sebuah rumah di Pakem, Sleman. Dalam waktu dekat, dinas segera mempertemukan orang tua kandung dengan bayi tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Wawan Widiantoro, mengatakan proses evakuasi dilakukan pada Jumat (8/5) lalu. Saat proses evakuasi dari 11 bayi tersebut, dua anak telah diambil orang tua.

Wawan menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait termasuk kepolisian. "Kita tetap berkomitmen untuk mendahului, mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan perlindungan hak-hak anak-anak tersebut, termasuk hak asal-usulnya harus kita lindungi," tegasnya.

Untuk itu, dinas akan mempertemukan anak dengan orang tua kandung guna membahas hak asuh. Wawan memastikan, sebelum memberikan hak asuh ke orang tua kandung, akan dilakukan asesmen bersama dengan pihak kepolisian dan instansi lainnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut para biksu Thudong yang tiba di kelenteng atau Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Tik Liong Tian, Rogojampi, Banyuwangi, Senin (11/5/2026). Mereka disambut hangat oleh Bupati Ipuk, pengurus yayasan TTID, umat Tri Dharma dan masyarakat lintas agama.

Perjalanan spiritual para biksu thudong akan berlangsung selama sekitar tiga pekan untuk mengikuti rangkaian perayaan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur pada 31 Mei 2026. Total jarak perjalanan menuju Borobudur mencapai sekitar 666 kilometer.

Kesimpulan dari beberapa peristiwa tersebut adalah bahwa masih banyak peristiwa yang terjadi di Jawa Barat dan sekitarnya yang perlu diperhatikan dan diatasi. Mulai dari pencarian mahasiswa ITB yang hilang, tewasnya satpam yang ditusuk maling, hingga evakuasi bayi dari rumah penampungan Pakem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *