Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Juli 2026 | Sciophobia atau fobia terhadap bayangan adalah kondisi psikologis yang membuat seseorang merasa takut berlebihan terhadap bayangan. Fobia ini sering muncul bersamaan dengan nyctophobia dan phasmophobia, serta dapat memicu gejala fisik seperti jantung berdebar dan serangan panik.
Pengidap fobia ini biasanya menyadari bahwa ketakutan mereka tidak masuk akal, tapi otak tetap meresponsnya sebagai ancaman besar. Fobia ini dapat dipicu oleh pengalaman traumatis di masa lalu yang belum selesai diproses, serta konsumsi film horor dengan bayangan yang intens.
Beberapa gejala yang timbul akibat fobia ini antara lain jantung berdebar, sesak napas, dan gemetaran sekujur tubuh. Pada beberapa kasus yang cukup parah, serangan panik atau panic attack bisa saja terjadi hanya karena stimulasi visual tersebut.
Sciophobia dapat diatasi melalui terapi seperti Cognitive Behavioral Therapy dan exposure therapy. Dengan terapi yang tepat, pengidap fobia ini dapat belajar mengendalikan ketakutan mereka dan meningkatkan kualitas hidup.
Selain itu, pemadaman listrik yang sering terjadi di beberapa wilayah juga dapat memicu fobia ini. Oleh karena itu, penting untuk memiliki lampu darurat portable yang dapat membantu mengatasi kegelapan dan ketakutan.
Dalam beberapa kasus, pemadaman listrik juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti gangguan teknis sistem, kebocoran boiler, atau forced outage pada pembangkit listrik swasta. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin dan memastikan bahwa sistem kelistrikan tetap aman.
Dalam menghadapi fobia ini, penting untuk memiliki pengetahuan yang cukup tentang penyebab dan gejala fobia, serta cara mengatasi ketakutan tersebut. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi dampak negatif dari fobia ini.











