Hiburan

Kontroversi Perfect Crown: Drama Korea Dikritik karena Distorsi Sejarah

×

Kontroversi Perfect Crown: Drama Korea Dikritik karena Distorsi Sejarah

Share this article
Kontroversi Perfect Crown: Drama Korea Dikritik karena Distorsi Sejarah
Kontroversi Perfect Crown: Drama Korea Dikritik karena Distorsi Sejarah

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 Mei 2026 | Drama Korea Perfect Crown telah menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen Korea Selatan. Serial ini, yang dibintangi oleh IU dan Byeon Woo-seok, telah dikritik karena distorsi sejarah dan kesalahan dalam penggambaran adat istiadat kerajaan Joseon.

Salah satu adegan yang paling disorot adalah penobatan Pangeran Agung Ian menjadi raja, yang diperankan oleh Byeon Woo-seok. Dalam upacara naik takhta, Ian mengenakan mahkota dengan sembilan rumbai, yang tidak sesuai dengan tradisi kerajaan Korea. Selain itu, seruan pejabat ‘Cheonse’ yang berarti ‘hidup selama seribu tahun’ juga tidak tepat, karena seharusnya menggunakan ‘Manse’ yang berarti ‘hidup selama sepuluh ribu tahun’.

Sutradara Park Joon-hwa telah mengeluarkan permintaan maaf dan menjelaskan bahwa kesalahan tersebut bukanlah disengaja, melainkan hasil dari imajinasi dan fantasi tim produksi. Namun, kritikus mengatakan bahwa adegan penobatan telah melampaui batas yang lebih sensitif dan menyinggung kedaulatan sejarah Korea.

Penulis skenario Yoo Ji Won juga telah mengeluarkan permintaan maaf dan mengakui bahwa serial ini kurang riset dan verifikasi sejarah yang memadai. Ia menjelaskan bahwa serial ini berlatar di sebuah monarki konstitusional fiktif, tetapi telah gagal mempertimbangkan dengan cermat konteks sejarah yang seharusnya diperiksa saat menerapkan ritual Joseon ke dalam konteks modern.

Kontroversi ini telah memicu diskusi hangat di kalangan netizen Korea Selatan, dengan banyak yang mengkritik serial ini karena distorsi sejarah dan kesalahan dalam penggambaran adat istiadat kerajaan Joseon. Namun, serial ini juga telah sukses dalam mencapai rating yang tinggi dan menjadi salah satu drama Korea paling populer di tahun 2026.

Kesimpulan, kontroversi Perfect Crown telah menunjukkan betapa pentingnya akurasi sejarah dan penggambaran adat istiadat yang tepat dalam serial drama. Sutradara dan penulis skenario harus lebih berhati-hati dalam menerapkan ritual dan adat istiadat ke dalam konteks modern, agar tidak menyinggung kedaulatan sejarah dan merugikan penonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *