Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 Juni 2026 | Pasar saham Indonesia mengalami perubahan signifikan pada minggu ini. Saham-saham yang terafiliasi dengan Grup Barito milik Prajogo Pangestu mengalami penurunan signifikan. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) memimpin koreksi terdalam dengan penurunan 4,49% menjadi Rp1.700. Diikuti oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang melemah 4,23% ke posisi Rp680.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga terkoreksi 2,83% ke level Rp2.060. Kemudian, pelemahan juga terjadi di saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 2,36% ke level Rp3.730, disusul PT Petrosea Tbk (PTRO) yang melemah 1,62% ke posisi Rp4.260 dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) yang terkoreksi 1,42% ke level Rp695.
Di sisi lain, PT Samuel Sekuritas Indonesia melepas saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) dalam dua kali transaksi. Kini, Samuel Sekuritas Indonesia mengenggam 13,57% saham FILM. Transaksi pertama, PT Samuel Sekuritas Indonesia melepas 14.493.600 saham FILM dengan harga Rp 1.650 per saham. Transaksi dilakukan pada 15 Juni 2026.
PT Chandra Asri Pacific Tbk menjelaskan alasan mereka membeli saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) sebanyak 1,48%. Mereka mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari investasi jangka pendek. Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporasi Chandra Asri Group, Suryandi juga mengatakan pembelian saham tersebut tak mencerminkan perubahan arah bisnis perseroan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,8% menjadi 6.177 pada 15-19 Juni 2026. Namun, di tengah kenaikan IHSG, ada sejumlah saham yang alami koreksi terbesar atau top losers. Saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) memimpin koreksi di antara saham yang masuk top losers. Saham MLPT turun 19,18% menjadi Rp 16.325 per saham dari pekan lalu Rp 20.200 per saham.
Bank Sentral Eropa (ECB) memulai dengan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2023, diikuti oleh Bank Sentral Jepang (BOJ), yang meluncurkan kenaikan yang membawa suku bunga ke level tertinggi sejak 1995. Baik ECB maupun BOJ mengisyaratkan keinginan untuk menanggapi tanda-tanda bahwa guncangan energi yang disebabkan oleh penutupan Selat Hormuz dapat menyebabkan percepatan inflasi yang lebih luas.
Kesimpulan, pasar saham Indonesia mengalami perubahan signifikan pada minggu ini. Saham-saham yang terafiliasi dengan Grup Barito milik Prajogo Pangestu mengalami penurunan signifikan. PT Chandra Asri Pacific Tbk menjelaskan alasan mereka membeli saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) sebanyak 1,48%. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,8% menjadi 6.177 pada 15-19 Juni 2026.











