Ekonomi

Saham Bumi Resources Minerals (BRMS) Turun, Apa yang Terjadi?

×

Saham Bumi Resources Minerals (BRMS) Turun, Apa yang Terjadi?

Share this article
Saham Bumi Resources Minerals (BRMS) Turun, Apa yang Terjadi?
Saham Bumi Resources Minerals (BRMS) Turun, Apa yang Terjadi?

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Agustus 2026 | Harga saham Bumi Resources Minerals (BRMS) telah mengalami penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk penurunan volume produksi emas dan kendala teknis pengupasan lapisan material tambang.

Menurut laporan keuangan perusahaan, pendapatan BRMS turun 21 persen menjadi US$95,8 juta pada semester pertama 2026. Penurunan ini juga diikuti oleh penurunan laba bersih perusahaan, yang mencatatkan rugi bersih sebesar US$4,6 juta pada kuartal kedua 2026.

Penurunan harga saham BRMS juga dipengaruhi oleh revisi target harga saham oleh BRI Danareksa Sekuritas, yang menurunkan target harga saham BRMS menjadi Rp700 per lembar saham. Revisi ini dilakukan karena penurunan kinerja keuangan perusahaan dan penurunan volume produksi emas.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) juga mengalami penurunan pada perdagangan saham Kamis, 6 Agustus 2026. IHSG ditutup melemah 0,12% disertai dengan aksi jual asing Rp 217 miliar.

Di lain sisi, beberapa saham emiten Grup Bakrie seperti BNBR, BUMI, dan VKTR mengalami kenaikan signifikan dalam sebulan terakhir. Harga saham MDIA juga melonjak 252,11% dalam sebulan, namun perusahaan menyatakan tidak terdapat informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal.

Dalam beberapa hari terakhir, IHSG diprediksi menguat pada perdagangan saham Jumat, 7 Agustus 2026. Rekomendasi saham hari ini antara lain saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Kesimpulan, penurunan harga saham BRMS disebabkan oleh penurunan volume produksi emas dan kendala teknis pengupasan lapisan material tambang. Sementara itu, beberapa saham emiten Grup Bakrie mengalami kenaikan signifikan dalam sebulan terakhir. IHSG diprediksi menguat pada perdagangan saham Jumat, 7 Agustus 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *