Ekonomi

Saham BMRI Diprediksi Menguat, Berikut Analisis dan Rekomendasi Terbaru

×

Saham BMRI Diprediksi Menguat, Berikut Analisis dan Rekomendasi Terbaru

Share this article
Saham BMRI Diprediksi Menguat, Berikut Analisis dan Rekomendasi Terbaru
Saham BMRI Diprediksi Menguat, Berikut Analisis dan Rekomendasi Terbaru

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 15 Agustus 2026 | Saham BMRI (Bank Mandiri) diprediksi mengalami kenaikan pada hari ini. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk valuasi yang relatif murah secara historis dan kinerja semester I-2026 yang masih tumbuh.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai saham bank besar saat ini sudah berada pada level valuasi yang menarik untuk investor jangka panjang. “Valuasi saham bank besar relatif murah secara historis,” ujar Nafan.

Pada perdagangan Jumat, BBRI memimpin penguatan dengan naik 2,96% ke Rp 3.130. Saham BBRI juga mencatat net buy asing Rp 506,8 miliar. BBNI naik 0,28% ke Rp 3.630, dengan net buy asing Rp 13,24 miliar. Dalam sepekan, saham BBNI menguat 2,83%. BMRI naik 0,95% ke Rp 4.240, sedangkan BBCA menguat 0,39% ke Rp 6.375.

Dari sisi fundamental, kinerja bank besar masih menjadi penopang. Laba bersih BMRI pada semester I-2026 tumbuh 24,4% menjadi Rp 30,4 triliun. Laba BBNI naik 6,6% menjadi Rp 10,75 triliun, sedangkan BBCA tumbuh 1,8% menjadi Rp 29,5 triliun.

Samuel Sekuritas Indonesia mempertahankan rekomendasi beli untuk BMRI, BBCA, dan BBNI dengan target harga masing-masing Rp 5.800, Rp 7.150, dan Rp 4.700.

Presiden Prabowo Subianto akan membacakan Pidato Kenegaraan mengenai Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2027 (RAPBN 2027) dan nota keuangan pada Jumat, (14/8/2026). Di tengah sentimen itu, bagaimana prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjelang akhir pekan ini?

Adapun IHSG melemah 1,13% ke 6.301 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, tetapi koreksinya masih mampu tertahan oleh moving average (MA) 20 harian pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wavee [iv]. Hal itu berarti IHSG berpeluang menguat dengan target 6.440-6.544.

“Worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (2) pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 5.890-6.192 untuk membentuk wave (b),” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.201,6.029 dan level resistance 6.454,6.599 pada Jumat pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, pelaku pasar menantikan pidato Nota Keuangan dan RAPBN 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai arah kebijakan ekonomi Indonesia untuk beberapa tahun ke depan.

Dalam riset Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance di 6.130-6.325.

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Panin Financial Tbk (PNLF).

Sementara itu, Herditya memilih saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Ultrajaya Milk Industri & Trading Co Tbk (ULTJ).

Kesimpulan: Saham BMRI diprediksi mengalami kenaikan pada hari ini, didorong oleh valuasi yang relatif murah secara historis dan kinerja semester I-2026 yang masih tumbuh. Rekomendasi beli untuk BMRI, BBCA, dan BBNI dengan target harga masing-masing Rp 5.800, Rp 7.150, dan Rp 4.700.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *