Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 18 Juli 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatannya pada perdagangan saham. IHSG hari ini akan menguji 6.137-6.254. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya? IHSG naik tipis 0,03% ke 6.039, dan muncul adanya tekanan jual, target penguatan 6.083 pun telah tercapai pada perdagangan saham Selasa, 14 Juli 2026.
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv] pada pola triangle, sehingga IHSG berpeluang menguat menguji 6.137-6.254. Ia mengatakan, IHSG akan berada di level support 5.839 dan 5.607. Sementara itu, level resistance berada di 6.286 dan 6.599.
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menjadi salah satu saham yang direkomendasikan untuk dibeli. Saham CDIA diperkirakan terkoreksi ke level 635 dan muncul adanya tekanan jual, pergerakannya pun mampu berada di atas moving average (MA)20 harian.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga ikut ambil bagian di proyek WtE. Aksi itu melalui entitas usaha PT Chandra Waste Energy. Nantinya perusahaan tersebut akan menggenggam kawasan WTE di wilayah Serang Raya bersama konsorsiumnya, Masa Depan Energi Indonesia.
Proyek pembangkit listrik berbasis pengolahan sampah atau waste-to-energy (WTE) yang dikelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia membuka peluang bisnis baru bagi sejumlah emiten. Sejumlah perusahaan yang terafiliasi dengan konglomerat nasional pun masuk dalam daftar mitra terpilih untuk menggarap proyek strategis tersebut.
Grup Bakrie melalui entitas afiliasinya PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), yakni Bakrie Power bersama konsorsium bernama Mentari Citra Lestari menggenggam proyek WTE di Surabaya. Lalu Grup Bakrie lewat PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) dan PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) juga memenangkan proyek untuk menggarap WTE di Lampung dengan konsorsium Bumi Biru Indonesia.
Adapun Grup Bakrie menggenggam saham BIPI sebanyak 7,10%. Selain grup Bakrie, konglomerat Prajogo Pangestu memperluas gurita bisnisnya ke sektor pembangkit listrik berbasis pengolahan sampah atau waste-to-energy (WTE), Prajogo kini ikut ambil bagian di proyek WtE.
Kemudian PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) direkomendasikan buy on weakness pada area Rp 4.340–Rp 4.560 dengan target harga di Rp 4.880–Rp 5.125, serta stoploss di bawah Rp 3.920. Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal histogram positif pada indikator MACD masih terus terbentuk.
Sementara itu, indikator stochastic RSI telah memasuki area overbought, sehingga IHSG berpotensi bergerak konsolidasi di kisaran 5.950–6.125 pada perdagangan Rabu (15/7). Di sisi fundamental, S&P memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai 2,9% terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2026 dan 2027.
Lembaga pemeringkat tersebut juga memperkirakan rasio utang pemerintah berada di level 40,6% dari PDB pada 2026 sebelum naik tipis menjadi 40,7% dari PDB pada 2027. Dalam beberapa waktu ke depan, IHSG diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatannya. Namun, perlu diwaspadai bahwa tekanan jual masih mungkin muncul dan menyebabkan IHSG terkoreksi.
Kesimpulan, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi salah satu saham yang direkomendasikan untuk dibeli. Sementara itu, IHSG diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatannya, namun perlu diwaspadai bahwa tekanan jual masih mungkin muncul dan menyebabkan IHSG terkoreksi.









