Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 08 Juni 2026 | Pemerintah dan DPR RI menggelar rapat koordinasi untuk membahas percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria.
Dasco menyatakan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memastikan berbagai kebijakan strategis berjalan efektif, termasuk pengelolaan ekspor sumber daya alam (SDA) oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI di bawah Danantara.
Dasco juga menyampaikan bahwa pemerintah dan DPR membahas tata kelola ekspor yang akan dijalankan oleh DSI, serta tata kelola sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) yang berada di bawah Kementerian ESDM.
COO Danantara Dony Oskaria menambahkan bahwa DSI akan beroperasi sebagai perantara tunggal tata kelola ekspor sumber daya Indonesia untuk periode 1 Juni-31 Desember 2026. DSI akan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan dapat mempertanggungjawabkan pelaksanaan.
Pertemuan ini juga membahas langkah-langkah percepatan investasi melalui penyederhanaan regulasi perizinan. Dasco menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan terus bekerja sama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
Di sisi lain, tanaman bumbu dapur yang tahan musim kemarau menjadi pilihan ideal untuk panen melimpah meski cuaca panas dan curah hujan rendah. Beberapa tanaman bumbu yang tahan kemarau adalah serai, daun kari, daun salam, jahe, dan kunyit.
Kesimpulan dari pertemuan ini adalah bahwa pemerintah dan DPR berkomitmen untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan ekspor sumber daya alam.









