Ekonomi

Harga BBM di Indonesia: Penyesuaian Harga dan Dampaknya

×

Harga BBM di Indonesia: Penyesuaian Harga dan Dampaknya

Share this article
Harga BBM di Indonesia: Penyesuaian Harga dan Dampaknya
Harga BBM di Indonesia: Penyesuaian Harga dan Dampaknya

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 07 Agustus 2026 | Harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia telah mengalami penyesuaian pada Agustus 2026. PT Pertamina, sebagai perusahaan negara yang mengelola BBM, telah menurunkan harga beberapa jenis BBM nonsubsidi. Harga Pertamax turun dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter, sementara Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter, dan Pertamax Turbo turun dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter.

Penyesuaian harga ini dilakukan berdasarkan perkembangan harga minyak mentah di pasar internasional. Pemerintah telah menyiapkan ruang fiskal untuk menjaga stabilitas harga di tengah ketidakpastian pasar energi global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa harga Pertalite, BBM subsidi, tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026.

Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) bahan bakar nabati (BBN) jenis biodiesel sebesar Rp14.924 per liter ditambah ongkos angkut untuk periode Agustus 2026. Angka ini naik 2,5% dibandingkan HIP biodiesel pada Juli 2026.

Implementasi program mandatori biodiesel, yang telah dimulai sejak Juli 2026, diharapkan dapat memperluas pemanfaatan energi terbarukan domestik sekaligus mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Pemerintah memperkirakan bahwa kebijakan ini dapat menghemat biaya impor energi hingga Rp157,28 triliun pada 2026.

Jumlah penduduk miskin di Indonesia juga telah menunjukkan tren melandai sepanjang periode Maret 2015 sampai Maret 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah penduduk miskin Indonesia pada Maret 2026 tercatat sebesar 22,93 juta orang atau setara 8,07 persen. Angka ini mengalami penurunan sekitar 430 ribu orang atau 0,18 persen jika dibandingkan dengan September 2025.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya-upaya ini termasuk peningkatan akses kepada pendidikan dan kesehatan, serta peningkatan kesempatan kerja dan pendapatan.

Kesimpulan: Penyesuaian harga BBM di Indonesia telah dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan mengurangi dampak ketidakpastian pasar energi global. Implementasi program mandatori biodiesel diharapkan dapat memperluas pemanfaatan energi terbarukan domestik dan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Jumlah penduduk miskin di Indonesia telah menunjukkan tren melandai, dan pemerintah terus melakukan upaya-upaya untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *