Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 24 Juli 2026 | PT Danantara Asset Management (DAM) telah mengambil alih saham empat perusahaan manajemen aset di ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BRI Manajemen Investasi, PT BNI Asset Management, dan PT PNM Investment Management (PNM IM). Pengambilalihan saham ini merupakan kelanjutan dari penggabungan (merger) empat perusahaan manajemen aset tersebut.
Dengan transaksi ini, DAM mengambil alih 100 persen saham MMI, serta mencaplok 65 persen saham PT BRI Manajemen Investasi (MI) dan 39,96 juta lembar saham atau 99,9 persen saham BNI Asset Management. Total dana kelolaan gabungan mencapai sekitar Rp170 triliun di bawah ekosistem BUMN.
Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa merger ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat industri manajemen investasi nasional. Keempat perusahaan ini memiliki pengalaman, jaringan, dan kapabilitas yang kuat, serta secara kolektif mengelola dana lebih dari Rp170 triliun.
Di samping itu, Danantara juga ditetapkan sebagai salah satu sumber pendanaan perdana bagi Lembaga Pengelola Pendanaan Fasilitas Investasi Indonesia (LP PFII). Modal awal LP PFII bersumber dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), badan usaha, barang milik negara atau daerah yang dipindahtangankan melalui hibah, dan sumber lain yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Danantara juga terus mendorong InJourney Airports untuk bertransformasi dan membangun portofolio bisnis yang tangguh di lini bisnis aeronautika dan non-aeronautika. Hal ini dilakukan agar InJourney Airports dapat terus menciptakan nilai berkelanjutan di industri aviasi nasional sekaligus mendatangkan manfaat bagi masyarakat.
Dalam melakukan transformasi, InJourney Airports melakukan penguatan bisnis non-aeronautika melalui pengembangan area komersial dan alat produksi di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Selain itu, perusahaan juga melakukan penataan area komersial untuk menghadirkan pengalaman berbelanja terbaik bagi pengguna jasa bandara.
Dengan demikian, Danantara terus memperkuat ekosistem investasi nasional melalui pengambilalihan saham empat manajer investasi BUMN dan pendanaan perdana LP PFII, serta mendorong transformasi InJourney Airports untuk meningkatkan kinerja bisnisnya.









