Bisnis

United Tractors Ganti Pengurus, Revitalisasi Martabe, dan Fokus Energi Limbah: Langkah Besar 2026

×

United Tractors Ganti Pengurus, Revitalisasi Martabe, dan Fokus Energi Limbah: Langkah Besar 2026

Share this article

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 16 April 2026 | Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT United Tractors Tbk (UNTR) yang digelar pada 16 April 2026 di Menara Astra, Jakarta, menandai serangkaian perubahan strategis yang akan menentukan arah perusahaan selama dua tahun ke depan. Dalam sidang tersebut, pemegang saham menyetujui restrukturisasi susunan direksi dan komisaris, mengesahkan pembagian dividen tunai senilai Rp5,92 triliun, serta menegaskan komitmen perusahaan untuk mengoperasikan kembali Tambang Emas Martabe pada Mei 2026 dan memperluas portofolio energi terbarukan lewat proyek Waste‑to‑Energy (WtE) Legok Nangka.

Perubahan kepemimpinan menjadi sorotan utama. Iwan Hadiantoro, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur, diangkat menjadi Presiden Direktur menggantikan Frans Kesuma. Sementara Frans Kesuma, yang sempat memegang jabatan Presiden Direktur, kini ditunjuk sebagai Presiden Komisaris. Penunjukan ini diharapkan memperkuat sinergi antara dewan komisaris dan eksekutif, sekaligus menambah kedalaman pengalaman manajerial di level tertinggi. Selain itu, Andreas ditambahkan ke jajaran Direksi, menggantikan beberapa pengunduran diri, termasuk Djony Bunarto Tjondro, Rudy, dan Benjamin Herrenden Birks.

Keputusan finansial juga menjadi agenda penting. Perseroan menyetujui dividen tunai sebesar Rp1.663 per lembar saham, yang terdiri atas dividen final Rp1.096 per saham (dibayarkan 28 April 2026) dan dividen interim Rp567 per saham (sudah dibayarkan 24 Oktober 2025). Total potensi dividen mencapai Rp5,92 triliun, tergantung pada jumlah saham yang berhak pada tanggal pencatatan. Berikut rangkuman kinerja keuangan UNTR tahun 2025:

Item 2025 (Rp Triliun) 2024 (Rp Triliun)
Laba Bersih 15,17 20,11
Pendapatan 131,30 134,42
Total Aset 177,63 169,48
Liabilitas 74,50 71,30

Walaupun laba bersih menurun dibandingkan tahun sebelumnya, peningkatan aset dan liabilitas mencerminkan investasi berkelanjutan di sektor pertambangan dan infrastruktur energi. Manajemen menyatakan bahwa penurunan laba terutama disebabkan oleh penyesuaian harga komoditas dan biaya operasional di beberapa proyek.

Di samping restrukturisasi internal, United Tractors mengumumkan rencana operasional kembali Tambang Emas Martabe pada Mei 2026. Martabe, yang terletak di Sumatera Utara, merupakan salah satu tambang emas terbesar di Indonesia dengan cadangan signifikan. Pengaktifan kembali tambang ini diproyeksikan menambah produksi emas nasional dan meningkatkan kontribusi UNTR terhadap pendapatan komoditas.

Strategi diversifikasi energi juga menjadi fokus utama. Melalui anak perusahaan PT Energia Prima Nusantara (EPN), UNTR meluncurkan proyek Waste‑to‑Energy (WtE) di Legok Nangka, Bandung, Jawa Barat. Proyek ini mengolah sampah menjadi listrik, menambah kapasitas pembangkit listrik terbarukan sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam pengelolaan sampah dan energi hijau. Menurut laporan internal, proyek Legok Nangka dijadwalkan mencapai kapasitas awal 30 MW dengan rencana ekspansi hingga 100 MW dalam lima tahun ke depan.

Penggabungan antara sektor pertambangan tradisional dan energi terbarukan mencerminkan pendekatan defensif yang diadopsi United Tractors pada 2026. Dengan mengoptimalkan aset pertambangan yang ada, seperti Martabe, serta menginvestasikan sumber daya pada teknologi bersih, perusahaan berharap dapat menstabilkan arus kas di tengah volatilitas harga komoditas global.

Para analis pasar menilai bahwa perubahan kepemimpinan dan kebijakan dividen yang menguntungkan akan memperkuat kepercayaan investor. Di sisi lain, peluncuran proyek WtE memberikan sinyal diversifikasi yang dapat mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan yang sensitif terhadap siklus ekonomi.

Secara keseluruhan, United Tractors berada pada titik kritis dimana keputusan strategis tahun 2026 akan menentukan pertumbuhan jangka panjang. Dengan susunan pengurus yang baru, fokus pada revitalisasi tambang utama, dan komitmen terhadap energi terbarukan, UNTR berupaya mempertahankan posisinya sebagai kontributor utama dalam industri alat berat, pertambangan, dan infrastruktur energi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *