Bisnis

Prabowo Minta Buruh Cicil Rumah Sampai 40 Tahun, Pemerintah Bakal Sediakan 1 Juta Unit

×

Prabowo Minta Buruh Cicil Rumah Sampai 40 Tahun, Pemerintah Bakal Sediakan 1 Juta Unit

Share this article
Prabowo Minta Buruh Cicil Rumah Sampai 40 Tahun, Pemerintah Bakal Sediakan 1 Juta Unit
Prabowo Minta Buruh Cicil Rumah Sampai 40 Tahun, Pemerintah Bakal Sediakan 1 Juta Unit

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 12 Juni 2026 | Pemerintah terus mempercepat program penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui peningkatan kuota rumah subsidi, pembangunan rumah susun di kawasan perkotaan, hingga pemberian berbagai insentif untuk meringankan biaya kepemilikan rumah. Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar program perumahan dijalankan secara masif dengan tata kelola yang baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain mendorong pembangunan rumah tapak bersubsidi, pemerintah juga tengah mempersiapkan pembangunan rumah susun di wilayah perkotaan. Maruarar menjelaskan proses identifikasi dan verifikasi lahan saat ini terus dilakukan bersama sejumlah kementerian dan BUMN untuk menentukan lokasi yang siap dikembangkan.

Menurut Maruarar, dukungan diberikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, serta pihak BUMN dalam menyiapkan lahan yang potensial untuk pembangunan rumah susun.

Wacana pemberian tenor atau jangka waktu Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga 40 tahun masih terus dimatangkan pemerintah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan, skema tersebut telah disiapkan dan akan segera dibahas bersama sejumlah kementerian terkait.

Skema KPR dengan tenor panjang tersebut telah disusun oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Dalam proses penyusunannya, Tapera juga telah meminta masukan dari berbagai pemangku kepentingan.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, akan memasuki babak baru dalam kariernya setelah dipercaya Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan. Said Iqbal pernah memberikan penjelasan terbuka mengenai sumber kekayaan, rumah mewah, hingga kendaraan yang dimilikinya.

Menurutnya, seluruh aset pribadinya berasal dari hasil kerja selama puluhan tahun di perusahaan multinasional, pesangon saat mengakhiri masa kerja, serta penghasilannya sebagai pimpinan organisasi buruh. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengambil dana iuran anggota serikat pekerja untuk kepentingan pribadi.

Komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan melalui berbagai program, termasuk program perumahan. Dengan adanya skema KPR yang lebih panjang, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memiliki rumah impian mereka.

Kesimpulan dari berbagai upaya pemerintah ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat menikmati hidup yang lebih layak dan nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *