BERITA

Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC, Jalur Pipa Minyak Alternatif Selat Hormuz Hampir Selesai

×

Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC, Jalur Pipa Minyak Alternatif Selat Hormuz Hampir Selesai

Share this article
Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC, Jalur Pipa Minyak Alternatif Selat Hormuz Hampir Selesai
Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC, Jalur Pipa Minyak Alternatif Selat Hormuz Hampir Selesai

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 Mei 2026 | Uni Emirat Arab (UEA) secara resmi keluar dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mulai 1 Mei. Keputusan ini diambil di tengah-tengah ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, serta merenggangnya hubungan dengan Arab Saudi.

Menanggapi situasi tersebut, UEA telah mempercepat pembangunan jalur pipa minyak baru yang akan melewati Selat Hormuz. Jalur pipa ini diharapkan dapat menggandakan kapasitas ekspor minyak UEA melalui Fujairah, pelabuhan UEA di Teluk Oman yang terletak di luar Selat Hormuz.

CEO Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) Sultan Ahmed Al Jaber menyatakan bahwa blokade Iran terhadap Selat Hormuz telah memicu gangguan pasokan energi paling parah dalam sejarah. Lebih dari 1 miliar barel minyak telah hilang akibat penutupan selat tersebut, sementara hampir 100 juta barel tambahan hilang setiap minggunya karena jalur air tersebut tetap terblokir.

Al Jaber menambahkan bahwa normalisasi penuh tidak akan diharapkan hingga kuartal pertama atau kedua tahun 2027. Ia juga menyatakan bahwa ini bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga menciptakan preseden berbahaya jika satu negara dapat menyandera jalur perairan terpenting di dunia.

UEA telah mengalihkan sebagian ekspor minyak mentah melalui jalur pipa yang sudah ada ke Fujairah, yang memiliki kapasitas maksimum 1,8 juta barel per hari. Pembangunan proyek jalur pipa baru ini dikebut karena perang Iran, dan jalur pipa tersebut diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2027.

Dengan demikian, UEA berharap dapat meningkatkan kapasitas ekspornya dan mengurangi ketergantungannya pada Selat Hormuz. Keputusan ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan stabilitas pasokan energi di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *