Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 13 Agustus 2026 | Polres Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, baru-baru ini mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui perairan Tanjung Balai.
Seorang pekerja migran Indonesia (PMI), bernama Suyudin (45), warga Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur, ditangkap karena membawa 8 kilogram sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia.
Menurut Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Andy Arisandi, modus tersangka mengirimkan sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui Tanjung Balai dan rencananya akan berlanjut ke Surabaya, cukup terstruktur.
Suyudin bekerja sebagai kuli bangunan atau Pekerja Migran Indonesia (PMI), ke Malaysia secara resmi. Namun, saat ia hendak pulang ke Indonesia, direkrut oleh rekan sesama imigran untuk menjadi kurir narkoba.
Lanjut Andy, syaratnya adalah membawa sabu-sabu seberat 8 kilogram melalui jalur laut menggunakan kapal.
Di tempat terpisah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam memprediksi cuaca di wilayah Kepulauan Riau pada hari Kamis, 13 Agustus 2026.
BMKG memprediksi cuaca di Tanjungpinang, Bintan, Tanjung Balai Karimun, Lingga, Natuna, dan Kabupaten Anambas akan cerah berawan hingga berawan dengan suhu 26-33 derajat Celsius.
Sementara itu, Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr Antonio Guido Filipazzi, meresmikan Gereja Paroki Maria Bunda Pembantu Abadi di Batuaji, Batam, Kepulauan Riau, pada Jumat, 1 November 2013.
Dalam acara tersebut, Duta Besar Vatikan juga mengunjungi pekerja Italia di PT Saipem di Tanjung Balai Karimun.
Di Sumatra Barat, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar berhasil mengevakuasi seekor harimau Sumatra yang masuk perangkap dekat permukiman di Agam.
Harimau Sumatra tersebut dievakuasi dan akan menjalani pemeriksaan kesehatan komprehensif dan penanganan lebih lanjut di lembaga konservasi resmi.
BKSDA Sumbar mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra dan melaporkan kejadian harimau ke aparat setempat.
Kasus ini menunjukkan bahwa Tanjung Balai telah menjadi jalur baru bagi para pengedar narkoba untuk melakukan kegiatan ilegal mereka.
Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kewaspadaan dan kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat untuk mencegah kegiatan ilegal tersebut.











