BERITA

Sjafrie Sjamsoeddin Bercerita Tentang Pencabutan Cekal dan Kerja Sama Pertahanan dengan AS

×

Sjafrie Sjamsoeddin Bercerita Tentang Pencabutan Cekal dan Kerja Sama Pertahanan dengan AS

Share this article
Sjafrie Sjamsoeddin Bercerita Tentang Pencabutan Cekal dan Kerja Sama Pertahanan dengan AS
Sjafrie Sjamsoeddin Bercerita Tentang Pencabutan Cekal dan Kerja Sama Pertahanan dengan AS

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 Mei 2026 | Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin baru-baru ini menceritakan tentang pencabutan cekal yang dialaminya selama 27 tahun. Ia dilarang masuk ke Amerika Serikat karena pernah bertugas di Timor Timur sebagai bagian dari pasukan khusus.

Sjafrie mengungkapkan bahwa semua berawal dari pertemuan dengan Menteri Urusan Perang AS, Pete Hegseth, di Kuala Lumpur pada 2025. Hegseth mengundang Sjafrie ke Pentagon, tetapi Sjafrie menyatakan bahwa ia mungkin tidak bisa pergi ke Amerika Serikat karena status cekalnya.

Setelah pertemuan tersebut, Sjafrie akhirnya bisa kembali ke Amerika Serikat dan menandatangani Letter of Intent kerja sama pertahanan Major Defence Cooperation Partnership (MDCP) di Pentagon. Kerja sama ini mencakup pencarian sisa jenazah prajurit AS di Morotai melalui program POW-MIA.

Sjafrie juga menjelaskan bahwa cekal yang dialaminya selama 27 tahun karena pernah bertugas di Timor Timur sebagai bagian dari pasukan khusus. Ia berharap bahwa kerja sama pertahanan dengan AS dapat meningkatkan hubungan kedua negara.

Menurut Sjafrie, kerja sama pertahanan ini juga dapat membantu meningkatkan kemampuan pertahanan Indonesia. Ia berharap bahwa kerja sama ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat bagi kedua negara.

Untuk meningkatkan kerja sama pertahanan, Sjafrie juga berencana untuk meningkatkan kemampuan pasukan khusus Indonesia. Ia berharap bahwa pasukan khusus Indonesia dapat menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

Dalam kunjungannya ke Brigif 1 Marinir, Sjafrie juga melihat pelaksanaan program Komcad ASN. Ia berharap bahwa program ini dapat membantu meningkatkan kemampuan pasukan marinir Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan AS telah meningkatkan kerja sama pertahanan. Kedua negara telah melakukan beberapa latihan militer bersama dan telah meningkatkan kerja sama dalam bidang pertahanan.

Sjafrie berharap bahwa kerja sama pertahanan dengan AS dapat terus berlanjut dan membawa manfaat bagi kedua negara. Ia juga berharap bahwa pasukan khusus Indonesia dapat menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *