Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 02 Agustus 2026 | Satpam proyek MRT Jakarta, Fiktor Harefa, menjadi sorotan publik setelah insiden dengan pengendara Toyota Alphard di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Ia viral di media sosial dan mendapatkan gelombang apresiasi dari berbagai pihak. Fiktor bahkan diundang tampil dalam program televisi nasional dan menerima penghargaan Security Integrity Award dari Duta Garuda Piranti Prima (DPP).
Fiktor juga menerima tawaran pekerjaan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk menjadi petugas keamanan di Gedung Sate. Namun, ia memutuskan untuk tetap bekerja di proyek MRT Jakarta karena sudah merasa nyaman dengan pekerjaannya saat ini.
Sebelum bekerja sebagai satpam proyek MRT, Fiktor mengaku sempat menganggur selama setahun. Ia membantu usaha konter telepon seluler milik saudaranya di Jakarta Barat sambil mencari pekerjaan. Setelah diterima bekerja di proyek MRT, Fiktor menjadi Komandan Regu (Danru) pengamanan proyek konstruksi MRT di depan Plaza Indonesia dan Hotel Pullman.
Insiden antara Fiktor dan pengendara Toyota Alphard terjadi ketika Fiktor sedang bertugas di pelican crossing. Ia menegur pengendara yang menerobos lampu merah, namun pengendara tersebut malah membalas dengan kasar. Insiden tersebut viral di media sosial dan membuat Fiktor menjadi sorotan publik.
Fiktor mengaku bahwa ia hanya melakukan tugasnya sebagai petugas keamanan. Ia tidak menyangka bahwa insiden tersebut akan menjadi viral dan membuatnya mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Fiktor berharap bahwa insiden tersebut dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih menghargai dan menghormati pekerjaan sebagai petugas keamanan.
Di tengah perhatian publik yang terus mengalir, Fiktor tetap fokus menjalankan pekerjaannya sebagai petugas keamanan proyek MRT Jakarta. Ia berharap bahwa ia dapat terus melakukan tugasnya dengan baik dan menjadi contoh bagi petugas keamanan lainnya.
Kesimpulan, kisah Fiktor Harefa menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia menunjukkan bahwa sebagai petugas keamanan, kita harus tetap menjalankan tugas dengan profesional dan tidak mudah menyerah. Fiktor juga menjadi contoh bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, kita dapat mencapai kesuksesan dan mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak.







