BERITA

Ruben Amorim: Saya Membuat Banyak Kesalahan di MU, Tapi Saya Belajar Dari Kegagalan

×

Ruben Amorim: Saya Membuat Banyak Kesalahan di MU, Tapi Saya Belajar Dari Kegagalan

Share this article
Ruben Amorim: Saya Membuat Banyak Kesalahan di MU, Tapi Saya Belajar Dari Kegagalan
Ruben Amorim: Saya Membuat Banyak Kesalahan di MU, Tapi Saya Belajar Dari Kegagalan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 29 Juli 2026 | Ruben Amorim tidak menghindar untuk membahas masa lalunya di Manchester United saat merenungkan pelajaran terbesar dalam kariernya. Manajer AC Milan ini meyakini bahwa berbagai hambatan di Old Trafford membantunya menjadi lebih dewasa dan mempersiapkannya menghadapi tantangan baru.

Amorim melontarkan komentar menarik saat tur AC Milan di Australia, sembari mengenang masa-masa awal ia menangani Manchester United. Juru taktik asal Portugal ini tidak menepis kritik yang pernah ia terima; sebaliknya, ia menegaskan bahwa kegagalan di Old Trafford justru membantunya berkembang sebagai pelatih.

Sebelumnya, Amorim sempat diberhentikan oleh United pada bulan Januari setelah melewati periode yang penuh gejolak. Meski kiprahnya di Old Trafford berakhir dengan kekecewaan, Amorim segera ditunjuk oleh AC Milan bulan lalu.

Menurut manajer berusia 41 tahun tersebut, pengalamannya di Manchester United turut meyakinkan manajemen klub Italia itu untuk memberikan kepercayaan kepadanya. Dalam wawancara tersebut, Amorim juga secara terbuka mengakui kegagalannya di United, khususnya dengan mengakui bahwa ia telah melakukan banyak kesalahan.

Sementara itu, di luar sepak bola, berita tentang gas Whip Pink yang tidak memenuhi standar BPOM juga menjadi sorotan. Gas N2O bermerek Whip Pink disebut tidak memenuhi standar terkait bahan tambahan pangan yang ditentukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal ini dapat berpotensi menyebabkan hipoksia, kerusakan saraf, hingga berujung kematian.

Di bidang teknologi, Honor akhirnya mengumumkan tanggal peluncuran resmi Honor Robot Phone, smartphone yang sebelumnya telah mencuri perhatian berkat desain kamera unik dengan gimbal mekanis terintegrasi. Perangkat ini dijadwalkan meluncur pada 12 Agustus dan dipasarkan sebagai “ponsel robot” pertama di dunia.

Terakhir, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan akan berantas segala bentuk pelanggaran termasuk tindak pidana narkoba tanpa pandang bulu meski terdapat oknum internal personelnya yang terlibat. Polri resmi berkomitmen menerapkan standar pemeriksaan dan sanksi ketat apabila terbukti ada oknum anggotanya terbukti terlibat dalam jaringan narkotika tanpa impunitas atau tidak mendapatkan perlindungan hukum.

Kesimpulan dari berbagai berita di atas menunjukkan bahwa kegagalan dan kesalahan dapat menjadi pelajaran berharga bagi seseorang untuk berkembang dan menjadi lebih baik. Dalam dunia sepak bola, Ruben Amorim berhasil bangkit dari kegagalan di Manchester United dan kini menjadi manajer AC Milan. Sementara itu, di bidang kesehatan dan teknologi, perhatian terhadap standar keamanan dan kualitas produk sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *