Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 11 Agustus 2026 | Di Vietnam, kebijakan tanah telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2022, Việt Nam mengeluarkan Resolusi 18, yang menjadi landasan bagi Undang-Undang Tanah 2024. Namun, kebijakan ini telah berkembang lebih lanjut dengan dikeluarkannya Resolusi 21, yang memperluas visi strategis tentang peran tanah dalam pembangunan nasional.
Resolusi 21 tidak hanya memperbarui kebijakan tanah, tetapi juga memperkenalkan konsep baru tentang bagaimana tanah dapat menjadi sumber daya strategis, keunggulan kompetitif, dan mesin penggerak pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Ini tercermin dalam seruan untuk ‘maksimalkan nilai sumber daya tanah, mengubah tanah menjadi sumber daya strategis, keunggulan kompetitif, dan kekuatan pendorong pembangunan nasional’.
Sementara itu, di Jersey, Komisaris Informasi Paul Vane menekankan pentingnya perlindungan data dalam era digital. Ia menyatakan bahwa tidak ada alasan bagi bisnis untuk tidak melakukan dasar-dasar perlindungan data. Vane juga menyoroti masalah privasi anak-anak dan penggunaan AI yang bertanggung jawab sebagai prioritas utama.
Perkembangan kebijakan tanah di Vietnam dan upaya perlindungan data di Jersey menunjukkan bahwa di era digital, keamanan dan pengelolaan sumber daya sangat penting. Baik itu tanah sebagai sumber daya strategis maupun data sebagai aset digital, pengelolaan yang efektif dan etis sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial.
Dalam konteks ini, kesadaran akan pentingnya kebijakan yang tepat dan pengelolaan sumber daya yang baik menjadi kunci untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan demikian, perlu ada upaya terus-menerus untuk memperbarui dan meningkatkan kebijakan serta praktik pengelolaan sumber daya, baik di Vietnam maupun di tempat lain di dunia.











