BERITA

Operasi Militer di Berbagai Belahan Dunia: Dari Lebanon hingga Indonesia

×

Operasi Militer di Berbagai Belahan Dunia: Dari Lebanon hingga Indonesia

Share this article
Operasi Militer di Berbagai Belahan Dunia: Dari Lebanon hingga Indonesia
Operasi Militer di Berbagai Belahan Dunia: Dari Lebanon hingga Indonesia

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 27 Mei 2026 | Belakangan ini, operasi militer telah menjadi sorotan di berbagai belahan dunia. Di Lebanon, kelompok perlawanan Hizbullah mengklaim telah melancarkan 32 operasi militer terpisah terhadap pasukan Israel yang beroperasi di wilayah selatan Lebanon. Operasi tersebut dilakukan untuk mempertahankan integritas wilayah Lebanon dan melindungi warga dari serangan Israel.

Sementara itu, di Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa unit besar militer negaranya sedang melakukan operasi di Libanon. Ia juga mengisyaratkan bahwa operasi militer terhadap organisasi Islam Syiah Libanon yang didukung Iran, Hizbullah, akan diperluas.

Di sisi lain, di Tepi Barat, remaja berusia 15 tahun, Youssef Shtayyeh, tewas ditembak tentara Israel. Insiden tersebut terjadi saat Youssef sedang berada di luar rumahnya. Menurut saksi, Youssef ditembak tanpa alasan yang jelas.

Di Indonesia, TNI Angkatan Udara mulai menyiapkan Latihan Angkasa Yudha 2026 dengan memasukkan skenario ancaman perang modern, mulai dari serangan drone, rudal presisi, hingga perang siber. Rencana latihan itu disampaikan Komandan Kodiklatau Marsdya TNI T.B.H. Age Wiraksono kepada Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M Tonny Harjono.

Operasi penangkapan Xanana Gusmao, pimpinan Fretilin, juga menjadi sorotan. Operasi tersebut dipimpin Mayjen (Purn) Mahidin Simbolon, mantan perwira Kopassus, yang pada 1992 memimpin Satgas Intel Nanggala 10 di Timor Timur. Xanana Gusmao ditangkap setelah bertahun-tahun pengejaran terhadapnya.

Kesimpulan dari berbagai operasi militer di atas menunjukkan bahwa konflik dan kekerasan masih terus terjadi di berbagai belahan dunia. Operasi militer tersebut seringkali menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, serta berdampak pada kehidupan masyarakat sipil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *