BERITA

Musim Kemarau Melanda Indonesia: BMKG Ungkap Wilayah yang Terkena

×

Musim Kemarau Melanda Indonesia: BMKG Ungkap Wilayah yang Terkena

Share this article
Musim Kemarau Melanda Indonesia: BMKG Ungkap Wilayah yang Terkena
Musim Kemarau Melanda Indonesia: BMKG Ungkap Wilayah yang Terkena

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 Juli 2026 | Musim kemarau telah melanda sebagian besar wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peta yang memperlihatkan wilayah yang sudah mengalami musim kemarau pada awal Juli 2026.

Menurut Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, wilayah yang sudah mengalami musim kemarau ditandai dengan warna cokelat pada peta. Sebaran terluas tampak berada di Pulau Jawa, yang hampir seluruh wilayahnya telah memasuki musim kemarau.

Selain Jawa, kondisi serupa juga terlihat di Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang didominasi warna cokelat. Sejumlah wilayah di Sumatera bagian selatan dan tengah juga telah memasuki musim kemarau, meski Sumatera bagian utara masih didominasi wilayah yang mengalami musim hujan.

Di Kalimantan, musim kemarau mulai terjadi di bagian selatan dan timur. Namun, sebagian besar wilayah Kalimantan bagian tengah hingga barat masih berada pada musim hujan. Sementara itu, Sulawesi menunjukkan kondisi yang lebih bervariasi. Musim kemarau mulai terjadi di beberapa wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan sebagian Sulawesi Tengah.

BMKG juga memprediksi bahwa puncak kemarau di Jambi terjadi pada Agustus hingga September 2026. Selain itu, BMKG juga mengingatkan tentang potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat selama musim kemarau.

BMKG menyatakan bahwa curah hujan rendah diprakirakan meliputi sebagian besar Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, serta sebagian Papua. Namun, masih ada potensi hujan lebat di beberapa wilayah, terutama di Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Samudra Pasifik utara Papua.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap kekeringan dan kebakaran hutan, serta untuk melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan. BMKG juga meminta masyarakat untuk memantau informasi cuaca terkini dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat.

Kesimpulan, musim kemarau telah melanda sebagian besar wilayah Indonesia, dan BMKG memprediksi bahwa puncak kemarau akan terjadi pada Agustus hingga September 2026. Masyarakat harus waspada terhadap kekeringan dan kebakaran hutan, serta melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *