BERITA

Muktamar ke-35 NU: Tanda Perubahan di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama?

×

Muktamar ke-35 NU: Tanda Perubahan di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama?

Share this article
Muktamar ke-35 NU: Tanda Perubahan di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama?
Muktamar ke-35 NU: Tanda Perubahan di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama?

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 04 Juni 2026 | Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menjadi perhatian besar bagi masyarakat, terutama setelah pernyataan Gus Salam, mantan Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, bahwa 40 persen pengurus cabang (PC) dan pengurus wilayah (PW) menginginkan perubahan di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Gus Salam menyatakan bahwa cerita ini didapatkannya setelah mendatangi sejumlah PC dan PWNU di berbagai wilayah, mulai dari Pulau Jawa, Sulawesi hingga Sumatera. Ia mengatakan bahwa semangat perubahan terhadap PBNU ini sangat besar, karena para PC dan PWNU di setiap wilayah tersebut mengikuti dinamika yang ada di tubuh PBNU, salah satunya polemik antar kelompok yang masih berlangsung hingga sekarang.

Situasi tersebut bahkan masih memanas hingga menjelang acara permusyawaratan di 2026 ini. Gus Salam mengeklaim bahwa 40 persen PC dan PWNU tersebut mendukungnya untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum (Ketum) PBNU saat Muktamar ke-35. Ia mengatakan bahwa sambutan dari PC dan PWNU cukup baik, dan ia optimis dengan dukungan tersebut.

Perubahan di PBNU ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi NU dan masyarakat. Dengan perubahan ini, diharapkan PBNU dapat lebih efektif dalam menghadapi tantangan dan memajukan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.

Menjelang Muktamar ke-35, NU diharapkan dapat memilih pemimpin yang tepat untuk memimpin organisasi ini. Dengan dukungan dari PC dan PWNU, Gus Salam diharapkan dapat menjadi salah satu kandidat yang kuat untuk memimpin NU ke depan.

NU sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia memiliki peran penting dalam memajukan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Dengan perubahan di PBNU, diharapkan NU dapat lebih efektif dalam menghadapi tantangan dan memajukan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, NU telah mengalami beberapa perubahan, termasuk perubahan dalam struktur kepengurusan dan kegiatan. Perubahan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi NU dan masyarakat.

Dalam Muktamar ke-35, NU diharapkan dapat memilih pemimpin yang tepat untuk memimpin organisasi ini. Dengan dukungan dari PC dan PWNU, Gus Salam diharapkan dapat menjadi salah satu kandidat yang kuat untuk memimpin NU ke depan.

Perubahan di PBNU ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi NU dan masyarakat. Dengan perubahan ini, diharapkan PBNU dapat lebih efektif dalam menghadapi tantangan dan memajukan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *