BERITA

Monsignor Stephen Rossetti Dicopot sebagai Eksorsis Setelah Klaim UFO Adalah ‘Setan’

×

Monsignor Stephen Rossetti Dicopot sebagai Eksorsis Setelah Klaim UFO Adalah ‘Setan’

Share this article
Monsignor Stephen Rossetti Dicopot sebagai Eksorsis Setelah Klaim UFO Adalah 'Setan'
Monsignor Stephen Rossetti Dicopot sebagai Eksorsis Setelah Klaim UFO Adalah 'Setan'

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 08 Juni 2026 | Baru-baru ini, Gereja Katolik Roma mengalami kontroversi internal yang menarik perhatian masyarakat. Monsignor Stephen Rossetti, seorang imam yang sebelumnya menjabat sebagai eksorsis di Keuskupan Agung Washington, D.C., telah dicopot dari jabatannya setelah membuat pernyataan kontroversial tentang UFO (Unidentified Flying Object) atau benda terbang tak dikenal.

Menurut laporan, Monsignor Rossetti menyatakan bahwa sebagian besar UFO yang dilaporkan adalah ‘setan‘ atau roh jahat. Pernyataan ini dianggap tidak sesuai dengan ajaran Gereja Katolik dan dianggap merugikan otoritas gereja.

Keputusan ini diambil oleh Kardinal Robert W. McElroy, yang menyatakan bahwa pernyataan Monsignor Rossetti ‘menghancurkan secara serius’ ajaran Gereja tentang setan, eksorsisme, dan kekuatan jahat lainnya.

Ini bukanlah pertama kalinya UFO menjadi topik perdebatan. Beberapa waktu lalu, sebuah video yang diunggah ke internet menunjukkan sebuah benda terbang tak dikenal yang diidentifikasi sebagai UFO. Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut, benda tersebut ternyata adalah balon yang digunakan dalam proyek penelitian.

Beberapa kasus lain juga dilaporkan, seperti insiden di mana sebuah pesawat tempur AS menembak jatuh sebuah ‘UFO’ yang ternyata adalah balon yang digunakan oleh Pramuka.

Kontroversi ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang bagaimana Gereja Katolik menangani isu-isu yang berkaitan dengan fenomena supranatural dan bagaimana mereka membedakan antara kepercayaan dan penjelasan ilmiah.

Di tengah-tengah perdebatan ini, Monsignor Rossetti mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa ia ‘sedih’ atas keputusan tersebut dan meminta maaf jika pernyataannya telah menimbulkan kesalahpahaman.

Pada akhirnya, kasus ini menunjukkan bahwa masih banyak hal yang belum dipahami tentang fenomena UFO dan bagaimana lembaga-lembaga keagamaan menangani isu-isu yang berkaitan dengan hal ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *