Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 02 Juli 2026 | Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak civitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat kolaborasi percepatan inovasi, riset, dan hilirisasi pertanian sehingga mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.
Pertemuan yang digelar sejak pagi pukul 06.00 WIB di kediamannya, di Jakarta, turut dihadiri Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, PhD., wakil rektor, dekan, guru besar, peneliti, kepala pusat studi, dosen, hingga mahasiswa klaster agro.
Mentan menegaskan bahwa perguruan tinggi merupakan mitra strategis pemerintah dalam melahirkan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan sektor pertanian nasional. Dalam pertemuan tersebut, Mentan menekankan bahwa hilirisasi hasil riset harus menjadi prioritas perguruan tinggi.
Menurutnya, penelitian tidak boleh berhenti menjadi publikasi ilmiah, tetapi harus mampu menyelesaikan persoalan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani. Mentan mengajak UGM memperluas kolaborasi di berbagai subsektor pertanian, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, hingga peternakan.
Secara khusus, ia mendorong pengembangan komoditas strategis seperti kedelai dan bawang putih untuk mengurangi ketergantungan impor, termasuk penguatan riset bawang putih di Temanggung yang merupakan salah satu sentra produksi nasional.
Di sektor peternakan, Mentan juga mendorong pengembangan teknologi semen beku dan persilangan sapi Belgian Blue dengan Brahman guna menghasilkan ternak berproduktivitas tinggi.
Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, PhD., yang baru saja menerima gelar Doctor of Laws honoris causa dari University of Dundee, Skotlandia, menyambut baik ajakan Mentan tersebut dan menegaskan komitmen UGM untuk mendukung swasembada pangan nasional.
Kolaborasi antara UGM dan Kementan ini diharapkan dapat mempercepat inovasi dan hilirisasi pertanian di Indonesia, sehingga mampu meningkatkan produksi pangan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor.
Dalam upaya mewujudkan swasembada pangan, peran perguruan tinggi seperti UGM sangat penting dalam mengembangkan inovasi dan teknologi yang dapat diterapkan di lapangan.
Dengan demikian, diharapkan Indonesia dapat mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat secara luas.









