Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 01 Agustus 2026 | Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah melakukan mutasi terhadap 146 personel Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) pada Juli 2026. Mutasi tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram (ST) tertanggal 31 Juli 2026. Dalam mutasi kali ini, Polri juga memberikan promosi kepada empat personel Polisi Wanita (Polwan). Salah satu promosi tersebut adalah Brigjen Pol Untung Widyatmoko yang dipercaya menduduki jabatan Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi 146 perwira pada Juli 2026 demi pembinaan karier dan penyegaran organisasi. Aturan baru batas usia pensiun Polri tidak berlaku bagi personel kelahiran 1968. Sejumlah perwira tinggi Polri berpangkat jenderal bintang tiga akan memasuki masa pensiun pada 2026, termasuk Kabaharkam Polri Komjen Karyoto dan Astamaops Polri Komjen Fadil Imran.
Di lain pihak, Indonesia mengusulkan pembentukan satuan tugas bersama (Joint Task Force) dengan Kamboja untuk memperkuat upaya pemberantasan sindikat penipuan daring yang melibatkan warga negara Indonesia (WNI). Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno menyampaikan usulan tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Phnom Penh pada 27–29 Juli 2026.
Indonesia dan Kamboja juga membahas penyelesaian perpanjangan kerja sama pemberantasan kejahatan transnasional dan pengembangan kapasitas antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kementerian Dalam Negeri Kamboja. Dalam pertemuan tersebut, Havas menyampaikan apresiasi atas rencana penyelenggaraan konferensi internasional mengenai pemberantasan penipuan daring di Phnom Penh pada September 2026.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga melakukan mutasi besar-besaran terhadap 146 perwira tinggi dan perwira menengah melalui Surat Telegram Nomor ST/1584/VII/KEP./2026 dan ST/1585/VII/KEP./2026. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir mengatakan mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi.
Kesimpulan, mutasi dan promosi yang dilakukan oleh Polri bertujuan untuk memperkuat dan menyegarkan organisasi. Dengan demikian, diharapkan Polri dapat lebih efektif dalam melaksanakan tugasnya, termasuk pemberantasan kejahatan transnasional dan pengembangan kapasitas.









