Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Mei 2026 | Kekerasan di Tepi Barat kembali memanas. Pemukim Israel dilaporkan telah membongkar paksa makam warga Palestina di dekat pemukiman Sa-Nur, Tepi Barat, karena dianggap terlalu dekat dengan area tempat tinggal mereka.
Jenazah yang dibongkar kemudian dipindahkan ke tempat pemakaman umum (TPU) setempat. Sementara itu, bentrokan antara warga Israel dan Palestina pecah hingga memaksa pasukan militer Israel (IDF) turun tangan mengamankan lokasi.
Di hari yang sama, pemukim Israel juga menyerang rumah warga Palestina di Hebron selatan, menyebabkan dua orang terluka dan harus dirawat di rumah sakit.
Menurut IDF, makam yang dibongkar tersebut baru dibuat dan jenazah di dalamnya juga baru dikuburkan. Oleh karena itu, pemukim Israel bisa dengan mudah membongkar kuburan tersebut karena jenazah di dalamnya masih utuh.
Warga Israel yang tinggal di pemukiman Sa-Nur tidak suka ada makam di sana. Mereka langsung membawa alat-alat guna membongkar paksa makam-makam tersebut.
Imbasnya, warga Israel terlibat cekcok dengan warga Palestina yang tinggal di sekitar area pemukiman. Mereka tidak terima makam anggota keluarganya dibongkar paksa.
Untuk mengatasi bentrokan, IDF langsung mengirim sejumlah pasukannya ke lokasi kejadian. Mereka juga langsung merampas alat-alat yang dipakai warga Israel untuk membongkar paksa makam warga Palestina.
Pasukan telah dikirim ke pemakaman menyusul laporan adanya gesekan antara warga sipil Israel yang sedang menggali tanah di lokasi tersebut dengan warga Palestina.
Masalah koordinasi pemakaman dan penanganan insiden akan diselidiki oleh para komandan dan pelajaran akan dipetik sesuai dengan itu.
Kekerasan di Tepi Barat kembali memanas dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat internasional. Pemerintah Israel dan Palestina harus segera mengambil tindakan untuk menghentikan kekerasan dan mencari solusi damai bagi konflik yang telah berlangsung lama ini.











