Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Mei 2026 | Operasi keamanan yang dilakukan TNI di wilayah Papua sepanjang Januari hingga Mei 2026 berhasil mengamankan puluhan senjata api, ratusan butir amunisi, serta sejumlah perlengkapan milik kelompok bersenjata TPNPB-OPM.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Lucky Avianto, menyatakan bahwa operasi tersebut dilaksanakan oleh satuan TNI di bawah kendali Kogabwilhan III bersama Koops Habema guna menjaga stabilitas keamanan di sejumlah wilayah Papua yang dinilai masih rawan gangguan kelompok bersenjata.
Menurut Lucky, seluruh operasi dilaksanakan sesuai aturan keterlibatan atau Rules of Engagement (ROE) dengan tetap memperhatikan hukum serta hak asasi manusia. Namun demikian, TNI menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap ancaman yang membahayakan keselamatan masyarakat maupun personel di lapangan.
Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan berbagai barang bukti berupa senjata api, ratusan amunisi, senjata tajam, alat komunikasi, alat pengintai, uang tunai, hingga atribut separatis berupa Bendera Bintang Kejora. Selain itu, TNI juga mengklaim berhasil melumpuhkan sejumlah anggota kelompok bersenjata yang disebut berperan aktif dalam aksi kekerasan di Papua.
Beberapa nama yang disebut antara lain Yesias Mate yang disebut sebagai Danlog Kodap IV Soraya, Army Kogoya dari Kodap III/Ndugama, hingga Jeki Murib yang disebut sebagai Danwil Kodap XVII/Ilaga. Khusus Jeki Murib, Lucky menyatakan tindakan dilakukan setelah yang bersangkutan diduga terlibat penyerangan terhadap personel TNI di Desa Pinapa.
Di lain pihak, Marsda TNI Muzafar telah dipromosikan sebagai Panglima Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II, menggantikan posisi sebelumnya sebagai Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) I. Sementara itu, Marsekal Pertama TNI Erwin Sugiandi resmi menjabat sebagai Pangkodau I, menggantikan Muzafar.
Erwin menempati posisi tersebut setelah mengikuti upacara serah terima jabatan yang dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo di kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Dalam amanatnya, Minggit berpesan kepada Erwin untuk melanjutkan seluruh capaian yang telah ditorehkan Muzafar selama menjadi Pangkodau I. Minggit juga berpesan kepada Erwin untuk menghadirkan ragam inovasi dalam organisasi Kodau I demi memperkuat pengawasan teritorial wilayah udara Indonesia.
Sementara itu, Pangkogabwilhan III Lucky Avianto menilai keberhasilan operasi tidak terlepas dari sinergi antara TNI, aparat keamanan, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa TNI akan terus menjaga kedaulatan negara dan keamanan masyarakat di wilayah Papua.
Kesimpulan dari operasi keamanan di Papua ini menunjukkan bahwa TNI terus berupaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Papua dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.











