BERITA

Kebakaran TPA Jatiwaringin: Kualitas Udara Berbahaya dan Evakuasi Warga

×

Kebakaran TPA Jatiwaringin: Kualitas Udara Berbahaya dan Evakuasi Warga

Share this article
Kebakaran TPA Jatiwaringin: Kualitas Udara Berbahaya dan Evakuasi Warga
Kebakaran TPA Jatiwaringin: Kualitas Udara Berbahaya dan Evakuasi Warga

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Juli 2026 | Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, telah menyebabkan kualitas udara di sekitar lokasi menjadi sangat berbahaya. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), konsentrasi partikulat halus (PM2.5) telah melebihi 1.000 mikrogram per meter kubik, jauh melampaui baku mutu harian nasional sebesar 55 meter kubik.

Sebanyak 64 warga dari 33 kepala keluarga telah dievakuasi ke hunian sementara akibat dampak asap pekat kebakaran. Polda Banten dan instansi terkait melakukan pemadaman kebakaran TPA menggunakan teknik water bombing serta pengerahan personel tambahan di lokasi.

KLH juga memantau kondisi kualitas udara dan dampaknya terhadap masyarakat. Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani, mengimbau warga yang berada di sekitar kawasan TPA Jatiwaringin untuk menghindari paparan asap kebakaran dan menggunakan alat pelindung diri, termasuk masker.

Polusi udara yang timbul dari kebakaran TPA Jatiwaringin ini lebih parah dibandingkan dengan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Timbunan sampah yang terbakar itu mengandung biomassa dan gas metana, sehingga proses pemadaman membutuhkan penanganan khusus.

Menteri LH/Kepala BPLH telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan dan Antisipasi Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah pada Kondisi Cuaca Panas Ekstrem sebagai pedoman bagi seluruh pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan.

Dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin, KLH bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait. Penyebab pasti kebakaran akan diselidiki setelah kondisi darurat berhasil dikendalikan.

Kesimpulan, kebakaran TPA Jatiwaringin telah menyebabkan kualitas udara berbahaya dan evakuasi warga. KLH dan instansi terkait bekerja sama untuk menangani kebakaran dan meningkatkan kesiapsiagaan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *