BERITA

Kebakaran di RSUD Dr Soetomo Surabaya: 37 Pasien Dievakuasi dan 1 Meninggal

×

Kebakaran di RSUD Dr Soetomo Surabaya: 37 Pasien Dievakuasi dan 1 Meninggal

Share this article
Kebakaran di RSUD Dr Soetomo Surabaya: 37 Pasien Dievakuasi dan 1 Meninggal
Kebakaran di RSUD Dr Soetomo Surabaya: 37 Pasien Dievakuasi dan 1 Meninggal

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 18 Mei 2026 | Kebakaran hebat melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo, Kota Surabaya pada Jumat pagi (15/5). Dalam insiden tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mencatat sebanyak 37 pasien dievakuasi oleh petugas. Sayangnya, 1 pasien berinisial S, 46, warga Blora meninggal dunia.

Kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden kebakaran di lantai 5 Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo. Kapolsek Gubeng, Kompol Eko Sudarmanto mengatakan pihaknya bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur telah melakukan olah TKP pada Sabtu siang (16/5). Olah TKP berlangsung selama kurang lebih 2 jam.

Setelah olah TKP, petugas tampak mengangkut dua kantong plastik bening yang diduga berisi barang bukti benda sisa yang terbakar untuk pemeriksaan lanjutan. "Ini masih rangkaian penyelidikan. Barang-barang itu akan dibawa ke laboratorium untuk diteliti. Tunggu saja, barang langsung dibawa ke laboratorium (Labfor Polda Jatim)," tutur Kompol Eko.

Kebakaran di RSUD Dr Soetomo Surabaya menimbulkan banyak pertanyaan tentang penyebabnya. Pihak kepolisian masih menyelidiki insiden tersebut untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Sementara itu, masyarakat diharapkan dapat menjaga ketenangan dan menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwajib.

Insiden kebakaran di RSUD Dr Soetomo Surabaya ini juga menimbulkan keprihatinan tentang keselamatan pasien dan staf rumah sakit. Pihak rumah sakit dan pemerintah harus segera mengambil tindakan untuk meningkatkan keselamatan dan mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *