BERITA

Kades Terpilih di Barru Meninggal di Hari Pelantikan, Dulu Heboh Tumbangkan Istri di Pilkades

×

Kades Terpilih di Barru Meninggal di Hari Pelantikan, Dulu Heboh Tumbangkan Istri di Pilkades

Share this article
Kades Terpilih di Barru Meninggal di Hari Pelantikan, Dulu Heboh Tumbangkan Istri di Pilkades
Kades Terpilih di Barru Meninggal di Hari Pelantikan, Dulu Heboh Tumbangkan Istri di Pilkades

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 27 Juni 2026 | Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Desa terpilih Periode 2026-2034 di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, berubah menjadi duka. Kepala Desa Jangan-Jangan terpilih, Ibrahim, meninggal dunia di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar, Jumat (26/6/2026) pagi. Ibrahim dilaporkan meninggal dunia beberapa saat sebelum prosesi pelantikan dimulai.

Ibrahim sebelumnya menarik perhatian karena memenangkan Pilkades melawan istrinya sendiri, Andi Hasbiah. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Ibrahim. Andi Ina menjelaskan bahwa Ibrahim meninggal dunia pada pukul 08.00 Wita dan jenazahnya dibawa ke rumah duka.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 11 Kepala Desa berlangsung khidmat di Aula Baruga Pettu Adae, lantai 6 Menara Mall Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru. Acara sakral ini dipimpin langsung oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari.

Andi Ina meminta para Kepala Desa segera bekerja dan tidak menunda pelaksanaan program pembangunan di wilayah masing-masing. Ia mengingatkan Kepala Desa merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Sebanyak 11 Kepala Desa yang dilantik masing-masing adalah Rahman (Desa Bulo-Bulo), Ansar (Desa Bacu-Bacu), Rahmatullah (Desa Libureng), Sakaruddin (Desa Lempang), Idris T (Desa Pancana), Abdul Wahid (Desa Garessi), Alyas (Desa Tompo), Andi Sandra L (Desa Binuang), Arman Rifai (Desa Madello), Sudirman (Desa Siawung), dan Hasnah Sultan (Desa Manuba).

Kisah Ibrahim dan istrinya, Andi Hasbiah, menjadi perhatian karena mereka berdua bertarung memperebutkan suara dalam Pilkades Jangan-Jangan. Ibrahim akhirnya memenangkan kontestasi tersebut dan terpilih sebagai Kepala Desa Jangan-Jangan.

Meninggalnya Ibrahim di hari pelantikan menjadi duka bagi masyarakat Kabupaten Barru. Andi Ina Kartika Sari mengucapkan bela sungkawa dan meminta doa bagi almarhum.

Kesimpulan, meninggalnya Kepala Desa Jangan-Jangan terpilih, Ibrahim, di hari pelantikan menjadi duka bagi masyarakat Kabupaten Barru. Ibrahim meninggal dunia di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar, beberapa saat sebelum prosesi pelantikan dimulai. Andi Ina Kartika Sari mengucapkan bela sungkawa dan meminta doa bagi almarhum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *