Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 13 Agustus 2026 | Persib Bandung akhirnya bebas dari sanksi FIFA Registration Ban setelah menyelesaikan kewajiban pembayaran kepada mantan pelatih Robert Rene Alberts. Sanksi tersebut dicabut secara permanen oleh FIFA setelah Persib membayar lunas utangnya kepada Alberts.
Robert Rene Alberts, mantan pelatih Persib Bandung, sebelumnya menyatakan bahwa dirinya tidak pernah dipecat oleh Persib, melainkan mengundurkan diri dari posisi pelatih kepala. Ia juga menjelaskan bahwa sengketa pembayaran dengan Persib bermula dari kontraknya yang ditandatangani pada 2021 dan berlaku hingga Mei 2025.
Setelah pergantian manajemen di Persib, Alberts mengaku sempat bertemu dengan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, pada Januari 2025 untuk membahas penyelesaian pembayaran. Ia juga menyatakan bahwa kedua pihak telah menyepakati skema pembayaran bertahap sebagai jalan keluar bagi kedua pihak.
Dengan pencabutan sanksi secara permanen, Persib kini bebas mendaftarkan pemain baru dan dapat fokus mempersiapkan skuad untuk menghadapi musim 2026/2027. Manajemen Persib menyambut lega penyelesaian cepat tersebut dan menegaskan bahwa klub akan terus bergerak maju untuk mencapai prestasi yang lebih baik.
Penyelesaian sengketa antara Persib dan Robert Rene Alberts ini menjadi contoh bahwa klub sepak bola dapat menyelesaikan masalahnya dengan cara yang profesional dan bijaksana. Dengan demikian, Persib dapat kembali fokus pada tujuan utamanya, yaitu mencapai kesuksesan di lapangan sepak bola.
Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa Persib Bandung telah berhasil menyelesaikan sengketa dengan Robert Rene Alberts dan kini bebas dari sanksi FIFA Registration Ban. Hal ini membuktikan bahwa klub sepak bola dapat menyelesaikan masalahnya dengan cara yang profesional dan bijaksana, serta dapat kembali fokus pada tujuan utamanya untuk mencapai kesuksesan di lapangan sepak bola.











