Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 26 Juli 2026 | Xenophobia, atau ketakutan dan kebencian terhadap orang asing, telah menjadi ancaman serius bagi persatuan Afrika dan dunia. Baru-baru ini, Ghana Tourism Authority (GTA) mengeluarkan pernyataan yang menyerukan africans untuk bersatu dan menolak xenophobia. Pernyataan ini dikeluarkan dalam rangka memperingati Emancipation Day, yang diperingati setiap tahun untuk memperingati pembebasan budak di Afrika.
Menurut Maame Efua Houadjeto, CEO GTA, tidak ada orang asing di Afrika. Setiap orang Afrika yang berpindah ke negara lain untuk mencari kesempatan, pendidikan, atau perlindungan adalah saudara dan saudari kita. Ia menekankan bahwa perbatasan politik tidak boleh menghancurkan identitas dan warisan bersama kita sebagai orang Afrika.
Sementara itu, di Polandia, dewan kota Sopot telah mengeluarkan resolusi yang menyerukan pemerintah nasional untuk mengambil tindakan terhadap xenophobia anti-Ukraina yang meningkat. Resolusi ini disampaikan setelah terjadi beberapa insiden kekerasan dan pelecehan terhadap warga Ukraina di Polandia.
Di Nigeria, pemerintah Abia telah memberikan bantuan kepada 500 korban xenophobia yang dipulangkan dari Afrika Selatan. Bantuan ini berupa pelatihan, kesempatan investasi, dan akomodasi. Pemerintah juga sedang mengembangkan database untuk semua warga Abia yang berada di luar negeri untuk memantau kesejahteraan dan keselamatan mereka.
Xenophobia juga telah menjadi masalah serius dalam dunia sepak bola. Baru-baru ini, pemain sepak bola Kylian Mbappe dan seorang senator Paraguay terlibat dalam pertengkaran di media sosial setelah Mbappe memenangkan pertandingan melawan Paraguay. Insiden ini menunjukkan bahwa xenophobia dan rasisme masih menjadi masalah serius dalam dunia olahraga.
Emmanuel Kotin, seorang warga Ghana yang berada di Afrika Selatan, telah mengajukan petisi kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk menyelidiki kasus xenophobia di Afrika Selatan. Ia menuntut agar ICC mengambil tindakan terhadap pemerintah Afrika Selatan yang dianggap tidak bertindak efektif dalam mengatasi xenophobia.
Kesimpulan, xenophobia adalah ancaman serius bagi persatuan Afrika dan dunia. Kita harus bersatu untuk menolak xenophobia dan mempromosikan kesadaran dan toleransi terhadap perbedaan. Dengan demikian, kita dapat menciptakan dunia yang lebih harmonis dan sejahtera bagi semua orang.











