Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 02 Agustus 2026 | Dunia pendakian gunung berduka atas meninggalnya Nirmal “Nims Dai” Purja, pendaki gunung ternama asal Inggris–Nepal, yang tewas dalam avalanche di Broad Peak, Pakistan. Purja, yang berusia 43 tahun, memimpin tim pendaki multinasional saat bencana terjadi di ketinggian sekitar 7.000 meter di Broad Peak, gunung setinggi 8.047 meter yang merupakan puncak tertinggi ke-12 di dunia dan berada di Pegunungan Karakoram.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh perusahaan ekspedisinya, Elite Expeditions, setelah proses pencarian dan upaya identifikasi korban dilakukan. Bencana tersebut juga menewaskan sembilan pendaki lainnya, termasuk enam warga Nepal dan empat pendaki asing.
Purja dikenal sebagai salah satu pendaki terbaik dunia, dengan prestasi mengesankan seperti mendaki semua 14 puncak di atas 8.000 meter dalam enam bulan dan enam hari pada tahun 2019. Ia juga dikenal sebagai pemimpin tim yang tangguh dan berpengalaman.
Rescuers menemukan jenazah Purja di ketinggian sekitar 5.700 meter di Broad Peak, tiga hari setelah avalanche terjadi. Upaya pencarian dan evakuasi korban lainnya terus dilakukan, namun kondisi cuaca dan medan yang sulit membuat proses tersebut menjadi sangat tantangan.
Purja meninggalkan istri, Suchi Purja, dan seorang anak perempuan yang masih kecil. Ia akan selalu diingat sebagai seorang pendaki gunung yang berani, tangguh, dan berdedikasi, yang meninggalkan warisan yang luar biasa dalam dunia pendakian gunung.
Kesimpulan, meninggalnya Nirmal Purja adalah sebuah kehilangan besar bagi dunia pendakian gunung, namun warisan dan prestasinya akan terus menginspirasi generasi pendaki gunung di masa depan.











