Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 24 Juli 2026 | Situasi di Laut Merah kembali memanas setelah serangan terhadap kapal-kapal komersial yang berlayar di perairan internasional. Serangan ini tidak hanya mempengaruhi keselamatan pelayaran dan stabilitas kawasan, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap harga minyak dunia.
Harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan signifikan akibat ancaman terhadap jalur pelayaran vital di Laut Merah. Kelompok Houthi yang didukung oleh Iran telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan-serangan terhadap kapal tanker Arab Saudi, yang berdampak pada penurunan produksi minyak di Kazakhstan dan meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah menegaskan bahwa AS akan menuntut pertanggungjawaban Iran atas serangan-serangan yang terjadi. Trump juga mengancam akan melakukan tindakan militer yang lebih luas terhadap Iran jika serangan-serangan tersebut terus berlanjut.
Dampak dari kenaikan harga minyak ini tidak hanya terbatas pada sektor energi, tetapi juga memiliki implikasi lebih luas terhadap ekonomi global. Harga emas dan perak juga mengalami fluktuasi akibat ketegangan geopolitik ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) juga terpengaruh oleh situasi ini, dengan penurunan yang signifikan akibat kenaikan harga minyak dan tensi geopolitik. Pertumbuhan uang beredar dalam arti luas (M2) melambat menjadi 8,7 persen year on year (yoy) pada Juni 2026, yang mencerminkan pengetatan likuiditas akibat arus modal keluar.
Dalam menghadapi situasi ini, Pemerintah Republik Indonesia (RI) mengecam serangan terhadap kapal-kapal komersial di Laut Merah dan menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat meningkatkan eskalasi konflik. Indonesia juga menegaskan dukungan terhadap penyelesaian konflik di Yaman melalui proses politik yang inklusif.
Konflik di Laut Merah ini menunjukkan betapa kompleksnya situasi geopolitik saat ini dan bagaimana peristiwa di satu wilayah dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap ekonomi dan stabilitas global. Oleh karena itu, diperlukan upaya diplomatik dan kerja sama internasional untuk menyelesaikan konflik ini dan mencegah eskalasi lebih lanjut.









