Internasional

Kemarahan India Terhadap AS: Tewasnya Tiga Pelaut di Teluk Oman

×

Kemarahan India Terhadap AS: Tewasnya Tiga Pelaut di Teluk Oman

Share this article
Kemarahan India Terhadap AS: Tewasnya Tiga Pelaut di Teluk Oman
Kemarahan India Terhadap AS: Tewasnya Tiga Pelaut di Teluk Oman

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 13 Juni 2026 | Pemerintah India menghadapi tekanan untuk mengambil sikap lebih tegas terhadap Amerika Serikat (AS) setelah insiden serangan terhadap sebuah kapal tanker minyak komersial di Teluk Oman, yang menewaskan tiga pelaut asal India. Insiden tersebut memperburuk hubungan India dan AS yang dalam beberapa waktu terakhir diwarnai sejumlah ketegangan diplomatik.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026, ketika M/T Settebello melintasi Teluk Oman sambil mengangkut minyak Iran. Sebuah pesawat militer AS menembakkan amunisi presisi ke ruang mesin kapal, memicu kebakaran dan kepulan asap tebal yang terlihat dari kejauhan. Serangan itu juga memicu operasi penyelamatan berskala besar.

Tiga awak kapal yang ditemukan tewas setelah serangan terhadap kapal berbendera Palau tersebut menjadi pelaut pertama yang dipastikan meninggal dunia dalam operasi militer AS untuk memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran. Kematian mereka memicu kekhawatiran di India bahwa warganya menjadi korban dalam konflik yang tidak melibatkan negara itu secara langsung.

Militer AS menyatakan serangan dilakukan setelah awak kapal berulang kali mengabaikan instruksi pasukan AS yang menjalankan blokade tersebut. Di tengah meningkatnya kekhawatiran atas keselamatan para pelaut India yang bekerja di kawasan Teluk, New Delhi mendesak Washington menghentikan serangan terhadap kapal-kapal komersial.

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar telah menghubungi Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio untuk menyampaikan protes resmi setelah serangan terhadap tiga kapal dagang yang sebagian besar diawaki warga India di Teluk Oman menewaskan tiga orang. "Berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio malam ini," tulis Jaishankar dalam unggahannya di platform X pada Sabtu, 13 Juni 2026, dini hari. "Saya kembali menyampaikan protes keras India atas serangan Angkatan Laut AS di Teluk yang menewaskan tiga pelaut India. Tindakan mematikan terhadap pelayaran komersial seperti ini tidak dapat dibenarkan."

Sementara itu, pemerintah Iran dan Oman akan mengeluarkan pernyataan bersama mengenai tata kelola pelayaran di Selat Hormuz. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. "Kami telah berkonsultasi erat dengan Oman mengenai masalah ini dan mencapai hasil yang memuaskan. Kami mungkin akan segera menerbitkan program bersama dan mengeluarkan pernyataan bersama," kata Araghchi.

Insiden ini terjadi di tengah ketegangan yang masih membayangi kawasan Teluk. Konflik meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sasaran di Iran pada 28 Februari. Pertempuran yang berlangsung selama beberapa pekan dilaporkan telah menewaskan lebih dari 3.000 orang. Washington dan Teheran kemudian mengumumkan gencatan senjata pada 7 April yang hingga kini secara resmi masih berlaku.

Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa hubungan antara India dan AS semakin memburuk akibat insiden serangan terhadap kapal tanker minyak komersial di Teluk Oman. India mendesak AS untuk menghentikan serangan terhadap kapal-kapal komersial, sementara pemerintah Iran dan Oman berencana mengeluarkan pernyataan bersama mengenai tata kelola pelayaran di Selat Hormuz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *