Internasional

Iran Paksa Kapal Tanker AS Berbalik Arah di Selat Hormuz

×

Iran Paksa Kapal Tanker AS Berbalik Arah di Selat Hormuz

Share this article
Iran Paksa Kapal Tanker AS Berbalik Arah di Selat Hormuz
Iran Paksa Kapal Tanker AS Berbalik Arah di Selat Hormuz

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 28 Mei 2026 | Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memaksa kapal tanker Amerika Serikat (AS) berbalik arah di dekat Selat Hormuz setelah kapal itu mencoba melintas dengan sistem radar dimatikan.

Menurut laporan kantor berita semi-resmi Tasnim, pasukan angkatan laut IRGC merespons dengan cepat terhadap kapal tersebut dan melepaskan tembakan peringatan ke arahnya, memaksa kapal itu mundur.

Insiden ini terkait dengan ledakan yang terdengar sebelumnya di dekat kota pelabuhan selatan Bandar Abbas, di mana media Iran melaporkan bahwa pertahanan udara telah diaktifkan.

Ketegangan regional telah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari. Teheran membalas dengan serangan yang menargetkan Israel serta sekutu AS di Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan dan kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump tanpa batas waktu.

Iran menutup Selat Hormuz bagi musuh dan sekutunya setelah AS dan Israel melancarkan serangan terbaru terhadap Republik Islam Iran pada 28 Februari. Tehran kemudian memperketat pengawasan di jalur perairan tersebut setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade terhadap kapal dan pelabuhan Iran.

Angkatan Laut IRGC sebelumnya berjanji menegakkan arahan “bersejarah” dari Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei terkait Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Dalam arahan tersebut, Ayatollah Khamenei menegaskan pihak asing dengan rencana “berniat jahat” terhadap Teluk Persia tidak memiliki tempat di kawasan itu “kecuali di dasar perairannya.”

Otoritas Iran yang mengawasi Selat Hormuz menetapkan zona pengawasan jalur perairan tersebut. Zona itu disebut mencakup garis yang menghubungkan Gunung Mubarak di Iran dengan Fujairah selatan di Uni Emirat Arab (UEA) di sisi timur selat, hingga garis yang menghubungkan ujung Pulau Qeshm di Iran dengan Umm Al Quwain di UEA di sisi barat selat.

Sejauh ini, Angkatan Laut IRGC disebut telah menerbitkan izin pelayaran bagi puluhan kapal untuk melintasi jalur perairan tersebut sesuai instruksi pemerintah Iran.

Kesimpulan, insiden ini menunjukkan ketegangan yang terus meningkat antara Iran dan AS, serta upaya Iran untuk menjaga keamanan di Selat Hormuz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *