Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Mei 2026 | Presiden RI Prabowo Subianto melakukan lawatan ke Filipina dalam rangka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN. Dalam kunjungan kenegaraan ini, Prabowo menggunakan mobil kenegaraan RI Maung Garuda untuk pertama kalinya. Maung Garuda merupakan kendaraan taktis ringan yang tangguh dan menjadi simbol kemandirian dan kepercayaan diri bangsa di kancah internasional.
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia juga menyerahkan 49 unit koper cadangan kepada Kantor Daerah Kerja (Daker) Bandara di Jeddah, Arab Saudi. Koper-koper ini disiapkan untuk menggantikan koper-koper milik jemaah haji yang mengalami kerusakan selama perjalanan. Proses penggantian koper akan dilakukan oleh Daker Makkah atau Madinah menjelang jadwal kepulangan jemaah ke Tanah Air.
General Manager Garuda Indonesia di Jeddah, Nano Setiawan, berharap inisiatif pengadaan koper cadangan ini dapat memberikan ketenangan bagi jemaah dan menyelesaikan kendala logistik yang terjadi akibat proses operasional. Selain Garuda Indonesia, maskapai Saudia Airlines juga telah menyerahkan koper cadangan sebanyak 30 unit di Madinah beberapa waktu lalu sebagai langkah antisipasi serupa.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa Garuda Indonesia dan Maung Garuda merupakan simbol kemandirian Indonesia di kancah internasional. Dengan menggunakan produk dalam negeri, Indonesia dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian di mata dunia.
Dalam beberapa momen kenegaraan, Prabowo memang kerap menggunakan mobil Maung Garuda buatan PT Pindad, bahkan sejak dilantik pada 2024. Pada awalnya, MV3 Garuda Limousine dikembangkan khusus dari MV3 untuk kendaraan Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran saat pelantikan pada 20 Oktober 2024.
Kesimpulan, Garuda Indonesia dan Maung Garuda merupakan contoh nyata dari kemandirian dan kepercayaan diri bangsa Indonesia di kancah internasional. Dengan menggunakan produk dalam negeri, Indonesia dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian di mata dunia.











