BERITA

Berita Terkini 26 Mei: Dugaan Anggota DPRD ke Spa, Penerimaan Pajak Digital, dan Pemecatan Mei Hanada dari AKB48

×

Berita Terkini 26 Mei: Dugaan Anggota DPRD ke Spa, Penerimaan Pajak Digital, dan Pemecatan Mei Hanada dari AKB48

Share this article
Berita Terkini 26 Mei: Dugaan Anggota DPRD ke Spa, Penerimaan Pajak Digital, dan Pemecatan Mei Hanada dari AKB48
Berita Terkini 26 Mei: Dugaan Anggota DPRD ke Spa, Penerimaan Pajak Digital, dan Pemecatan Mei Hanada dari AKB48

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 30 Juni 2026 | Beberapa berita menarik telah terjadi pada tanggal 26 Mei. Pertama, terdapat dugaan bahwa seorang anggota DPRD Kota Semarang berinisial YY melakukan kegiatan tidak pantas di sebuah tempat spa saat jam kerja. Hal ini menjadi perhatian karena menyangkut etika dan kode perilaku anggota dewan. Ketua BK DPRD Kota Semarang, Giyanto, menyatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki laporan tersebut dan memanggil pihak yang terkait untuk dimintai klarifikasi.

Di bidang ekonomi, pemerintah mencatat bahwa penerimaan negara dari sektor ekonomi digital telah mencapai Rp52,85 triliun hingga akhir Mei 2026. Penerimaan ini terdiri dari pajak pertambahan nilai (PPN) atas perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE), pajak transaksi aset kripto, pajak sektor fintech, dan pajak yang dipungut melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP). Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, menyatakan bahwa pemerintah terus memperluas basis pemungutan pajak ekonomi digital sejalan dengan perkembangan teknologi dan model bisnis digital.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga mencatat bahwa telah melayani sebanyak 214.045.803 pelanggan di berbagai wilayah operasi tanah air hingga Mei 2026. Momentum peringatan Hari Pelaut Sedunia menjadi pijakan penting guna melihat konektivitas transportasi laut dan darat. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memaparkan peran penting konektivitas dalam wilayah kepulauan.

Di dunia hiburan, AKB48 secara resmi memecat Mei Hanada dari grup karena melakukan pelanggaran kontrak yang berat, yaitu menjalin hubungan pribadi dengan seorang penggemar. Pihak manajemen menyatakan bahwa tindakan Mei Hanada telah melanggar aturan ketat AKB48 dan membahayakan keselamatan para anggota grup lainnya.

Kesimpulan dari berita-berita tersebut adalah bahwa tanggal 26 Mei menjadi hari yang penuh dengan berita menarik dan penting di berbagai bidang. Dari dugaan anggota DPRD yang tidak pantas hingga pemecatan Mei Hanada dari AKB48, semua berita tersebut memiliki dampak yang signifikan terhadap masyarakat dan pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *