OLAHRAGA

Prichard Colón Meninggal Dunia: Kisah Pilu Petinju Puerto Riko yang Mengalami Cedera Otak

×

Prichard Colón Meninggal Dunia: Kisah Pilu Petinju Puerto Riko yang Mengalami Cedera Otak

Share this article
Prichard Colón Meninggal Dunia: Kisah Pilu Petinju Puerto Riko yang Mengalami Cedera Otak
Prichard Colón Meninggal Dunia: Kisah Pilu Petinju Puerto Riko yang Mengalami Cedera Otak

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 16 Agustus 2026 | Dunia tinju berduka atas meninggalnya Prichard Colón, petinju asal Puerto Riko yang mengalami cedera otak serius dalam pertarungan melawan Terrel Williams pada 2015. Colón meninggal dunia pada usia 33 tahun, sekitar 11 tahun setelah mengalami cedera otak yang mengubah hidupnya.

Colón mengalami subdural hematoma setelah pertarungan 2015 dan menjalani koma selama 221 hari. WBC mengenangnya sebagai simbol ketangguhan dan mendorong penguatan aturan keselamatan tinju.

Ayah Colón, Richard Colón, mengabarkan meninggalnya putranya melalui media sosial dan mengenang perjuangan panjang sang putra. Keluarga Colón belum mengungkap penyebab kematian secara spesifik, namun selama 11 tahun terakhir, Prichard hidup dengan dampak cedera otak traumatis yang dialaminya dalam pertarungan melawan Williams.

Colón saat itu masih berusia 23 tahun dan sedang berada dalam periode terbaik dalam kariernya. Petinju kelahiran Florida yang kemudian dibesarkan di Puerto Riko tersebut memiliki rekor profesional 16 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 13 kemenangan melalui knockout.

Pertarungan melawan Williams berakhir dengan kekalahan Colón, namun bukan itu yang menjadi perhatian utama. Colón mengalami cedera otak serius akibat pukulan ilegal yang dilakukan oleh lawannya. Cedera itu menyebabkan Colón menjalani operasi darurat dan menghabiskan waktu lama dalam koma.

Setelah meninggalnya Colón, dunia tinju memanjatkan dukungan dan belasungkawa kepada keluarga korban. WBC dan organisasi tinju lainnya juga mengenang Colón sebagai petinju yang tangguh dan berdedikasi.

Kisah pilu Prichard Colón menjadi peringatan bagi dunia tinju tentang pentingnya keselamatan dan aturan yang ketat dalam pertarungan. Colón meninggalkan warisan sebagai petinju yang berani dan tidak menyerah, meskipun menghadapi cedera yang parah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *