Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 14 Mei 2026 | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir atas pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang sudah menyentuh level Rp17.500. Purbaya menyebut bahwa fondasi ekonomi yang kuat seharusnya membuat masyarakat tidak perlu khawatir.
"Enggak perlu panik, karena fondasi ekonomi bagus, kami tahu betul kelemahan di mana dan bisa kami betulin. Kita enggak akan sejelek seperti '98 lagi, enggak akan jelek malah. Kami akan cari langkah yang tepat, dengan fondasi ekonomi kuat, enggak akan terlalu susah sepertinya," jelasnya.
Purbaya juga menegaskan bahwa pemerintah akan ikut membantu upaya Bank Indonesia (BI) menstabilkan rupiah. Ia menilai bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal I/2026 mencapai 5,61% (yoy) didorong oleh konsumsi dan investasi. Komponen konsumsi atau belanja pemerintah yang tumbuh 21,81% (YoY) mencetak rekor tertinggi sejak 2010 dan ikut memacu kegiatan ekonomi melalui stimulus Idulfitri serta program-program prioritas pemerintah.
Menurut Purbaya, beberapa program yang mendapat dukungan percepatan pendanaan antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih atau KDMP), hingga sektor pupuk dan energi. Ia menilai bahwa dukungan pembiayaan disebut menjadi faktor penting agar program dapat berjalan optimal.
Pemerintah juga berupaya menjaga daya beli masyarakat melalui penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk menghindari gejolak sosial dan memungkinkan pembangunan tetap berjalan. Purbaya menyebut subsidi itu dipilah, yang mana sebagian dikurangi untuk orang kaya, namun tetap menjaga stabilitas masyarakat.
Di sisi lain, Purbaya menilai bahwa pertumbuhan ekonomi 5,61% di triwulan pertama 2026 tak lepas dari program andalan Presiden RI Prabowo Subianto. Ia menilai bahwa pertumbuhan tersebut tak lepas dari mulai terlihatnya dampak berbagai program pemerintahan.
Kesimpulan dari pernyataan Purbaya adalah bahwa masyarakat tidak perlu khawatir atas pelemahan nilai tukar rupiah karena fondasi ekonomi yang kuat. Pemerintah akan terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional melalui berbagai program dan kebijakan.











