Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 13 Mei 2026 | Pemerintah China telah menjalankan kebijakan elektrifikasi dan pengendalian emisi secara agresif dalam satu dekade terakhir. Hal ini telah meningkatkan kualitas udara di Beijing dan mengurangi polusi. Pada tahun 2016, indeks kualitas udara atau air quality index (AQI) di Kota Beijing pernah mencapai lebih dari 250, yang masuk kategori sangat tidak sehat. Namun, pada tahun 2025, konsentrasi PM2.5 di Beijing telah turun menjadi 27 mikrogram per meter kubik.
Salah satu faktor penentunya adalah kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) yang menggantikan kendaraan berbahan bakar fosil. Perubahan drastis ini telah dirasakan oleh warga Indonesia yang bermukim di China, seperti Chrisnadi. Sebagai pengguna angkutan umum dan pejalan kaki, dia merasa Beijing kini jauh lebih tenang dan aman.
"Kalau ada truk lewat, tidak ada lagi getaran mesin diesel yang mengintimidasi atau kepulan asap hitam yang biasa kami sebut ‘cumi-cumi darat’. Suasananya jauh lebih bersih," ujarnya. Mahasiswa asal Bekasi, Junhi, juga merasakan perubahan yang sama. Menurut dia, kendaraan listrik yang memenuhi kota turut meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih baik.
"Kota Beijing ini menjadi kota yang sangat minim polusi, sangat nyaman untuk ditinggali, baik itu belajar, bekerja maupun hidup," ungkapnya. Transformasi ini tidak terjadi begitu saja. Pemerintah China telah bekerja keras untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, China telah menjadi "pabrik dunia", mengalahkan gabungan sembilan negara manufaktur terbesar lainnya.
Namun, capaian besar itu juga membawa konsekuensi terhadap lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat. Pada April 2026, realitas muram tersebut mulai memudar. Langit Beijing kembali membiru. Burung-burung pun dapat kembali terbang nyaman di atas kota. Ini membuktikan bahwa kebijakan elektrifikasi dan pengendalian emisi yang dilakukan oleh pemerintah China telah membawa hasil yang signifikan.
Dalam beberapa tahun ke depan, diharapkan bahwa kualitas udara di Beijing akan semakin baik. Pemerintah China juga diharapkan dapat mempertahankan kebijakan elektrifikasi dan pengendalian emisi yang telah dilakukan. Dengan demikian, Beijing dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di dunia untuk menuju masa depan hijau.











