BERITA

Pemkot Yogya Tanggapi Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha

×

Pemkot Yogya Tanggapi Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha

Share this article
Pemkot Yogya Tanggapi Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha
Pemkot Yogya Tanggapi Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 13 Mei 2026 | Pemerintah Kota Yogyakarta mengambil tindakan tegas dalam menanggapi kasus kekerasan yang terjadi di Daycare Little Aresha, Umbulharjo. Sebanyak 94 psikolog profesional diterjunkan untuk menangani trauma mendalam yang dialami lebih dari 100 anak korban dan keluarga mereka.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, menegaskan bahwa mobilisasi besar-besaran ini melibatkan pakar dari berbagai elemen kunci. "Kami menggandeng 94 psikolog dari berbagai unsur, mulai UPT PPA, Ikatan Psikolog Klinis, Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), rumah sakit, hingga puskesmas di seluruh Kota Yogyakarta," ungkapnya.

Program psikoedukasi intensif diberikan untuk menghapus rasa bersalah yang menghantui orang tua korban. "Psikoedukasi ini krusial untuk menguatkan mental para orang tua, menghilangkan trauma dan rasa bersalah. Jangan sampai mereka trauma menitipkan anak di daycare, padahal tuntutan pekerjaan memaksa mereka untuk itu," tegasnya.

Pemkot Yogyakarta juga menanggung penuh biaya pendidikan dan pengasuhan anak korban selama dua bulan transisi pada Mei dan Juni. Sebanyak 39 lokasi penitipan anak aman telah disiapkan sebagai transisi pasca kasus kekerasan di Daycare Little Aresha.

Dalam upaya memulihkan trauma anak-anak korban, Pemkot Yogyakarta berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal. Dengan demikian, diharapkan anak-anak korban dapat kembali beraktivitas dengan normal dan orang tua dapat merasa aman dalam menitipkan anak mereka di daycare.

Kasus kekerasan di Daycare Little Aresha telah menjadi perhatian serius bagi Pemkot Yogyakarta. Dengan penanganan yang tepat dan cepat, diharapkan kasus serupa dapat dicegah di masa depan.

Untuk itu, Pemkot Yogyakarta berencana untuk meningkatkan pengawasan dan kontrol terhadap daycare-daycare yang ada di wilayahnya. Dengan demikian, keselamatan dan kesejahteraan anak-anak dapat terjamin.

Dalam beberapa minggu terakhir, kasus kekerasan di daycare telah menjadi sorotan hangat di masyarakat. Banyak orang tua yang merasa khawatir dengan keselamatan anak mereka saat menitipkannya di daycare.

Oleh karena itu, Pemkot Yogyakarta berharap bahwa dengan penanganan yang tepat dan cepat, kepercayaan masyarakat dapat dipulihkan. Anak-anak korban dapat kembali beraktivitas dengan normal dan orang tua dapat merasa aman dalam menitipkan anak mereka di daycare.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *