Internasional

Perdana Menteri Jepang Dalam Sorotan: Dari Kerja Sama dengan Indonesia Hingga Kenaikan Harga Minyak

×

Perdana Menteri Jepang Dalam Sorotan: Dari Kerja Sama dengan Indonesia Hingga Kenaikan Harga Minyak

Share this article
Perdana Menteri Jepang Dalam Sorotan: Dari Kerja Sama dengan Indonesia Hingga Kenaikan Harga Minyak
Perdana Menteri Jepang Dalam Sorotan: Dari Kerja Sama dengan Indonesia Hingga Kenaikan Harga Minyak

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 12 Mei 2026 | Perdana Menteri Jepang, Takaichi Sanae, saat ini berada di bawah sorotan karena beberapa isu penting yang mempengaruhi hubungan Jepang dengan negara lain, termasuk Indonesia. Salah satu isu tersebut adalah kerja sama antara Jepang dan Indonesia dalam hal penempatan pekerja migran Indonesia di Jepang.

Menteri Pelindungan Pekerjaan Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin baru-baru ini menerima kunjungan resmi delegasi dari Pemerintah Prefektur Miyazaki, Jepang. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi penempatan pekerja migran Indonesia terampil, khususnya di wilayah Miyazaki.

Delegasi Jepang dipimpin langsung oleh Gubernur Prefektur Miyazaki, Mr. Kohno Shunji, didampingi Wakil Ketua DPRD Miyazaki, Mr. Yamashita Kotobuki, serta Ketua Federasi Kamar Dagang dan Industri Miyazaki, Mr. Mera Mitsunori. Turut hadir secara daring perwakilan KBRI Tokyo dan Direktorat Asia Timur Kementerian Luar Negeri.

Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian P2MI kini menjadi otoritas tunggal yang berfokus pada dua mandat utama, yakni peningkatan pelindungan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). "Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, kami berkomitmen meningkatkan pelindungan dari sebelum, selama, hingga sesudah penempatan. Selain itu, kami fokus meningkatkan kualitas Pekerja Migran agar mampu mengisi lowongan pekerjaan formal atau skilled worker di pasar global," ujar Mukhtarudin.

Di sisi lain, Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae juga menghadapi tantangan internal, termasuk peningkatan harga minyak mentah yang mempengaruhi perekonomian Jepang. Survei NHK menunjukkan bahwa tingkat persetujuan terhadap Kabinet Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae tidak berubah dari bulan lalu, yaitu 61 persen. Tingkat penolakan adalah 23 persen, naik 1 persen poin.

Produsen makanan ringan Jepang, Calbee, juga terkena dampak kenaikan harga minyak mentah. Perusahaan ini akan mengubah sebagian kemasan produknya menjadi desain hitam-putih yang lebih sederhana akibat semakin terbatasnya pasokan nafta berbahan dasar minyak mentah.

Kaisar Jepang, Naruhito, dan Permaisuri Masako akan melakukan kunjungan resmi ke Belanda dan Belgia selama sekitar dua pekan mulai pertengahan Juni. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat persahabatan Jepang dengan internasional.

Dalam beberapa minggu terakhir, Perdana Menteri Jepang dan pemerintahannya berada di bawah tekanan karena beberapa isu penting yang mempengaruhi hubungan Jepang dengan negara lain dan perekonomian internal. Namun, dengan kerja sama yang kuat dan komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Jepang berharap dapat menghadapi tantangan tersebut dan memperkuat posisinya di kancah internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *