Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Mei 2026 | Pada tanggal 11 September 2001, serangan teroris yang dikenal sebagai 911 terjadi di Amerika Serikat. Serangan ini melibatkan empat pesawat penumpang yang dibajak oleh teroris. Dua pesawat, yaitu American Airlines Penerbangan 11 dan United Airlines Penerbangan 175, menabrak Menara Kembar World Trade Center di New York City. Menara Utara runtuh pukul 10:28 pagi dan Menara Selatan runtuh pukul 9:59 pagi. Sementara itu, American Airlines Penerbangan 77 menabrak Pentagon di Arlington, Virginia, dan United Airlines Penerbangan 93 jatuh di lapangan terbuka di Shanksville, Pennsylvania.
Serangan 911 merupakan serangan teroris terbesar dalam sejarah dan menyebabkan kematian lebih dari 2.996 orang, termasuk 343 petugas pemadam kebakaran dan 71 petugas polisi. Serangan ini juga menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan ekonomi Amerika Serikat.
Setelah serangan 911, Amerika Serikat meluncurkan Perang Melawan Terorisme, yang melibatkan invasi ke Afganistan dan Irak. Perang ini bertujuan untuk menghancurkan kelompok teroris Al-Qaeda yang dipimpin oleh Osama bin Laden, yang dianggap sebagai otak di balik serangan 911.
Serangan 911 juga memiliki dampak besar pada keamanan dan politik internasional. Banyak negara meluncurkan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat dan meningkatkan kerja sama untuk melawan terorisme. Serangan ini juga memicu perdebatan tentang hak asasi manusia, kebebasan sipil, dan penggunaan kekuatan militer dalam perang melawan terorisme.
Dalam beberapa tahun terakhir, upaya pembangunan kembali World Trade Center telah dilakukan, termasuk pembangunan One World Trade Center, yang merupakan bangunan tertinggi di Amerika Serikat. Upaya ini bertujuan untuk membangun kembali dan memulihkan area yang terkena dampak serangan 911.
Para korban serangan 911 masih diingat dan dikenang setiap tahun pada tanggal 11 September. Upacara peringatan diadakan di berbagai tempat, termasuk di Ground Zero, New York City, untuk menghormati mereka yang meninggal dalam serangan tersebut.











