Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Mei 2026 | Niat merantau demi mencari nafkah berubah menjadi tragedi bagi pasangan suami istri asal Desa Tlogoayu, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ngadiono (44) dan Jumiatun (35) menjadi korban dalam kecelakaan maut Bus Antarlintas Sumatera (ALS) di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).
Kedua korban tersebut mengalami luka bakar serius di sebagian besar tubuh mereka. Mereka saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Sumatera Selatan.
Ngadiono sebelumnya dievakuasi menggunakan helikopter dari RSUD Rupit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Pol Budi Susanto mengatakan, korban Ngadiono mengalami luka bakar di wajah, leher, dan dada.
"Korban sudah kita lakukan evakuasi. Seluruh wajah, leher dan dada pasien mengalami luka bakar. Pasien juga sudah dilakukan operasi pengangkatan jaringan mati akibat luka bakar," kata Budi.
Meski mengalami luka bakar serius, kondisi Ngadiono disebut stabil dan sudah dapat diajak berkomunikasi. Saat ini pasien juga belum membutuhkan alat bantu pernapasan selama menjalani perawatan di ruang ICU.
Sementara itu, satu korban selamat lainnya, Jumiatun (43), tiba di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB setelah dirujuk dari RSUD Rupit menggunakan ambulans melalui jalur darat. Jumiatun mengalami luka bakar 85 persen akibat kecelakaan tersebut.
Kondisi pasien luka bakar harus dipantau secara ketat karena sangat rentan mengalami infeksi. Dengan perawatan yang tepat, diharapkan kedua korban dapat sembuh dari luka-luka mereka.
Kecelakaan Bus ALS di Muratara ini telah menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka. Kecelakaan ini juga telah menyebabkan kerusakan pada infrastruktur jalan dan lingkungan sekitar.
Dalam menghadapi musibah ini, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada korban dan keluarga mereka. Selain itu, perlu dilakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini dan mengambil tindakan untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan.











