Ekonomi

Pemerintah Siapkan Kebijakan Fiskal untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi

×

Pemerintah Siapkan Kebijakan Fiskal untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi

Share this article
Pemerintah Siapkan Kebijakan Fiskal untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah Siapkan Kebijakan Fiskal untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Mei 2026 | Pemerintah Indonesia berencana untuk meningkatkan belanja infrastruktur dan memberikan stimulus tambahan pada triwulan kedua 2026 guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil. Pertumbuhan ekonomi Indonesia melejit 5,61% yoy pada kuartal I-2026, lebih tinggi dibandingkan 5,39% yoy pada triwulan sebelumnya.

Kinerja ini menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan insentif tambahan untuk memastikan ekonomi tumbuh kencang hingga akhir tahun.

Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Satgas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (P3M-PPE) dalam rangka mempercepat program strategis, memperkuat investasi, dan mendorong penciptaan lapangan kerja.

Satgas juga menghadirkan layanan kanal debottlenecking untuk menyelesaikan hambatan perizinan dan investasi secara cepat terhadap peranan akuntabel. Pemerintah berencana untuk meningkatkan belanja infrastruktur, termasuk proyek Ibu Kota Negara (IKN), yang diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).

Proyek IKN bukan hanya akan menciptakan peluang kerja tetapi juga meningkatkan konektivitas dan efisiensi dalam perekonomian. Di samping itu, stabilitas inflasi yang dijaga melalui kebijakan fiskal dan moneter yang tepat akan menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan investasi.

Pemerintah juga telah menyalurkan anggaran belanja untuk program prioritas, termasuk pemberian THR, bantuan sosial, dan program makan bergizi. Dengan langkah-langkah tersebut, Indonesia diharapkan dapat menghadapi tantangan di tahun 2026 dengan lebih percaya diri, mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, dan menciptakan kondisi sosial yang lebih stabil.

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan stabilitas sistem keuangan Indonesia terjaga di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mendekati 6 persen tahun ini, meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menargetkan pertumbuhan 6,4 persen. Dengan demikian, pemerintah berharap dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *