Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Mei 2026 | Pasar logam mulia Indonesia kembali menjadi sorotan pada Senin, 4 Mei 2026. Harga emas per gram mengalami pergerakan yang berbeda-beda antara tiga produsen utama, yakni PT Aneka Tambang (Antam), Galeri24, dan UBS. Sementara itu, harga perak (silver) juga menunjukkan tren naik ringan, menambah pilihan investasi bagi masyarakat.
Berikut rangkuman lengkap harga per gram pada hari Senin:
| Produk | Harga (Rp/gram) | Perubahan dari Hari Sebelumnya |
|---|---|---|
| Emas Antam | 2.730.000 | +30.000 |
| Emas Galeri24 | 2.764.000 | -18.000 |
| Emas UBS | 2.783.000 | -13.000 |
| Perak (Silver) | 352.000 | +4.000 |
Detail Pergerakan Harga Emas Antam
Emas Antam kembali menunjukkan kenaikan pada 4 Mei 2026, dengan harga jual mencapai Rp 2.730.000 per gram. Kenaikan sebesar Rp 30.000 dibandingkan harga pada 3 Mei 2026 mencerminkan permintaan domestik yang tetap kuat, terutama dari kalangan investor ritel yang mengincar keamanan aset dalam kondisi geopolitik yang masih bergejolak.
Antam, sebagai satu-satunya produsen emas dalam negeri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, menjadi acuan utama bagi banyak pedagang logam mulia. Kenaikan ini juga dipengaruhi oleh nilai tukar Rupiah yang relatif stabil terhadap Dolar AS dalam beberapa hari terakhir, serta sentimen positif dari pasar komoditas global.
Pergerakan Harga Emas Galeri24
Berbeda dengan Antam, harga emas Galeri24 mengalami penurunan sebesar Rp 18.000, menjadi Rp 2.764.000 per gram. Penurunan ini disebabkan oleh penyesuaian harga yang dilakukan Galeri24 untuk menyesuaikan diri dengan fluktuasi pasar internasional serta strategi penawaran khusus pada paket gram kecil (0,5‑1 gram).
Galeri24 menyediakan emas dalam rentang 0,5‑1.000 gram, sehingga penurunan harga pada gram kecil dapat menarik pembeli baru yang masih ragu berinvestasi dalam jumlah besar.
Stabilitas Harga Emas UBS
Emas UBS tetap berada di level Rp 2.783.000 per gram, meskipun tercatat penurunan Rp 13.000 dibandingkan hari sebelumnya. UBS, yang menawarkan produk mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram, cenderung menyesuaikan harga secara lebih konservatif karena fokus pada segmen menengah‑atas.
Stabilitas relatif UBS memberikan pilihan alternatif bagi investor yang mencari keseimbangan antara harga dan kualitas layanan penjualan serta buy‑back.
Harga Perak dan Faktor Pengaruh
Harga perak pada 4 Mei 2026 tercatat pada Rp 352.000 per gram, naik Rp 4.000 dari hari sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan permintaan industri elektronik dan perhiasan yang meningkat, serta pergerakan dolar AS yang masih menguat.
Perak biasanya lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga global, sehingga pergerakan kecil dalam kebijakan moneter AS dapat berdampak langsung pada harga logam ini.
Analisis Dampak Terhadap Investor
Bagi investor ritel, pergerakan harga di atas menunjukkan bahwa diversifikasi antara produk Antam, Galeri24, dan UBS dapat membantu mengurangi risiko volatilitas. Memilih gram kecil pada Galeri24 atau menahan emas Antam yang naik dapat menjadi strategi yang menguntungkan tergantung pada profil risiko masing‑masing.
Di sisi lain, investor institusi yang mengelola portofolio logam mulia biasanya akan memantau tren jangka panjang, termasuk faktor eksternal seperti kebijakan moneter, inflasi, dan geopolitik. Harga perak yang naik menambah opsi diversifikasi, terutama bagi mereka yang mengincar aset dengan volatilitas lebih rendah dibandingkan emas.
Secara keseluruhan, pasar logam mulia Indonesia pada 4 Mei 2026 menunjukkan dinamika yang sehat dengan adanya kenaikan pada Antam, penurunan ringan pada Galeri24, dan stabilitas UBS. Investor disarankan untuk terus memantau update harian, memperhatikan faktor eksternal, serta menyesuaikan strategi investasi sesuai dengan tujuan keuangan pribadi.









