BERITA

Keselamatan Perlintasan: KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Pengendara Disiplin

×

Keselamatan Perlintasan: KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Pengendara Disiplin

Share this article
Keselamatan Perlintasan: KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Pengendara Disiplin
Keselamatan Perlintasan: KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Pengendara Disiplin

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 05 Mei 2026 | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun kembali menegaskan komitmen keselamatan perlintasan dengan menggelar sosialisasi massal di SMPN 1 Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Senin 4 Mei 2026. Kegiatan yang dipandu oleh Manajer Humas Daop 7, Bapak Tohari, menargetkan pelajar dan guru sebagai agen perubahan dalam menciptakan budaya disiplin di perlintasan sebidang.

Selama sesi edukasi, tim KAI Daop 7 yang terdiri dari Karu B.1, Arthur, serta polisi khusus kereta api (Polsuska) Andung menjelaskan peran penting palang pintu perlintasan yang sebenarnya hanya bersifat bantu. “Palang bukan pengganti kewaspadaan,” ujar Tohari, “Masyarakat harus tetap mematuhi rambu lalu lintas, menatap kondisi rel, dan memastikan tidak ada kendaraan atau pejalan kaki yang menghalangi sebelum menyeberang.”

Para siswa, berjumlah 983 orang, serta 25 guru, mengikuti materi yang meliputi identifikasi risiko, prosedur darurat, serta pentingnya tidak membuka kembali perlintasan yang telah ditutup. Kepala SMPN 1 Gampengrejo, Bapak Taufik, menambahkan bahwa sekolah secara rutin mengingatkan anak-anak untuk tidak bermain di sekitar rel, mengingat sejumlah kecelakaan yang masih terjadi di wilayah Daop 7.

Data insiden yang dihimpun KAI Daop 7 memperlihatkan tren mengkhawatirkan. Pada tahun 2025 tercatat 24 insiden, termasuk tujuh di perlintasan sebidang, 16 di ruang manfaat jalur, dan satu di area emplasemen. Tahun 2026, hingga kuartal pertama, sudah ada 20 insiden serupa, dengan 16 di perlintasan sebidang. Rincian insiden perlintasan ditunjukkan dalam tabel berikut:

Tahun Jumlah Insiden Jenis Insiden Korban
2025 7 Perlintasan Sebidang 3 meninggal, 5 luka
2025 16 Jalur KA (ruang manfaat) 13 luka
2025 1 Area Emplasemen 0 korban
2026 Q1 16 Perlintasan Sebidang 5 meninggal, 11 luka
2026 Q1 4 Jalur KA (ruang manfaat) 2 luka

Insiden di perlintasan sebidang meliputi enam kali tabrakan kereta dengan kendaraan, dua kali palang pintu tertabrak, serta delapan kali kendaraan mogok di rel. Penyebab utama masih terkait kurangnya kepatuhan pengendara terhadap rambu dan menyeberang secara sembarangan.

Tohari menegaskan bahwa edukasi tidak berhenti di sekolah. KAI Daop 7 terus melakukan sosialisasi di titik-titik rawan, melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama‑sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Kepatuhan terhadap aturan adalah bentuk nyata kontribusi dalam menciptakan transportasi yang aman dan andal,” pungkasnya.

Upaya ini juga didukung oleh program kampanye digital melalui media sosial dan radio lokal, yang menyoroti pentingnya menunggu sinyal merah, menurunkan kecepatan kendaraan, serta melaporkan kerusakan pada perlintasan kepada otoritas. KAI Daop 7 berharap dengan edukasi berkelanjutan, angka kecelakaan dapat turun secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Secara keseluruhan, langkah edukasi di SMPN 1 Gampengrejo mencerminkan strategi preventif KAI Daop 7 yang berfokus pada generasi muda sebagai pelopor budaya disiplin berlalu lintas. Diharapkan, sikap hati‑hati dan kepatuhan ini akan menular ke lingkungan yang lebih luas, menjadikan jalur kereta api tidak lagi menjadi zona bahaya, melainkan sarana transportasi yang aman bagi semua pihak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *