Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 30 April 2026 | Rabu, 29 April 2026, Stadion H. Agus Salim kembali menjadi saksi pertarungan sengit antara dua tim papan bawah BRI Super League 2025/2026. Laga antara Semen Padang dan Madura United berakhir dengan kemenangan tipis 0-1 bagi tamu. Gol tunggal Junior Brandao pada menit ke-15 menjadi faktor krusial yang mengangkat Madura United keluar dari zona degradasi.
Gol datang melalui sundulan tajam Brandao setelah menerima operan meluncur dari sisi kanan oleh Fransiskus Alessandro. Bola meluncur tepat ke atas area penalti, menembus jaring gawang Semen Padang dan mengamankan tiga poin penting bagi Laskar Sape Kerrab. Keberhasilan ini menambah total poin Madura United menjadi 29, menempatkan mereka satu tingkat di atas zona merah dan menyingkirkan Persis Solo yang kini berada di peringkat 16 dengan 27 poin.
Di sisi lain, Semen Padang yang dipimpin oleh pelatih Imran Nahumarury harus menelan kekalahan 0-1. Tim tuan rumah sempat menciptakan peluang berbahaya melalui tembakan jarak jauh Guillermo Fernandez pada menit ke-30, namun gol tersebut dibatalkan karena offside. Upaya lanjutan datang dari Maicon Souza yang menembak dekat gawang pada menit ke-65, tetapi kiper Madura United Diky Indriyana melakukan penyelamatan gemilang.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi serangan Madura United pada babak pertama, dengan penguasaan bola mencapai 55% dan total tembakan ke arah gawang sebanyak 7 kali, dibandingkan 4 tembakan Semen Padang. Pada babak kedua, kedua tim bermain lebih hati-hati, namun Madura United tetap mampu menahan tekanan lawan berkat aksi refleksif Diky Indriyana.
Hasil ini mengubah dinamika klasemen papan bawah. Madura United kini berada di peringkat 15 dengan 29 poin, sementara Semen Padang terpuruk di peringkat 17 dengan 20 poin setelah 30 laga. Masih tersisa empat pertandingan bagi masing-masing tim, namun peluang Semen Padang untuk menghindari degradasi semakin tipis.
Jadwal selanjutnya menuntut Madura United menghadapi Bali United pada Selasa, 5 Mei 2026, sementara Semen Padang akan beradu melawan Dewa United pada Minggu, 3 Mei 2026. Kedua laga akan menjadi ujian bagi masing-masing tim dalam upaya mengamankan posisi mereka di liga.
Pelatih Madura United, yang belum disebutkan namanya dalam laporan resmi, menyatakan kepuasannya atas hasil positif tersebut. “Kami bermain dengan disiplin, memanfaatkan peluang pertama, dan itu cukup untuk membawa tiga poin. Kami akan terus berjuang hingga akhir musim,” ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Sementara itu, Imran Nahumarury mengakui bahwa timnya harus meningkatkan konsistensi dan ketajaman di depan gawang. “Kami menciptakan peluang, namun belum mampu menyelesaikannya. Kami harus belajar dari kekalahan ini dan memperbaiki semua aspek permainan,” katanya.
Dengan hasil ini, BRI Super League musim 2025/2026 semakin menegangkan, terutama di bagian bawah klasemen. Pertarungan untuk menghindari zona degradasi kini melibatkan lebih banyak tim, dan setiap poin menjadi sangat berharga.











