OLAHRAGA

Byon Combat 7 Guncang Kuala Lumpur: 12 Laga, 10 Kick‑Striking, dan Kemenangan Memukau Putra Abdullah

×

Byon Combat 7 Guncang Kuala Lumpur: 12 Laga, 10 Kick‑Striking, dan Kemenangan Memukau Putra Abdullah

Share this article
Byon Combat 7 Guncang Kuala Lumpur: 12 Laga, 10 Kick‑Striking, dan Kemenangan Memukau Putra Abdullah
Byon Combat 7 Guncang Kuala Lumpur: 12 Laga, 10 Kick‑Striking, dan Kemenangan Memukau Putra Abdullah

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 26 April 2026 | World Trade Center Kuala Lumpur menjadi saksi pertarungan megah Byon Combat Showbiz 7 yang digelar pada 24 Mei 2026. Acara ini mempertemukan petarung dari Indonesia dan Malaysia dalam 12 laga, dengan 10 laga kick‑striking dan 2 laga tinju.

Turnamen ini dibuka dengan duel antara Jai JMT dan Faktur Rozi pada kelas featherweight kick‑striking. Jai tampil mengandalkan strategi mengulur waktu, namun Rozi berhasil menembus pertahanan dengan serangkaian jab yang konsisten. Tanpa terjadi KO, Fakur Rozi dinyatakan pemenang melalui unanimous decision.

Di laga kedua, Charles Ebu melawan Amir Zolfi di kelas flyweight. Kedua atlet memperlihatkan pertarungan sengit, namun keunggulan teknik Zolfi membuatnya keluar sebagai pemenang dengan keputusan bulat.

Laga ketiga menampilkan Masdewa melawan Bashir Mazreavi dalam kategori catchweight. Kedua petarung melewati batas berat saat penimbangan, namun Mazreavi berhasil mengamankan kemenangan melalui unanimous decision setelah pertarungan yang penuh aksi.

Pertarungan unik keempat memperkenalkan Aaron Clarke, sang “Bounty Hunter” asal Irlandia, yang mengalahkan Azwan Che dari Malaysia dengan TKO brutal pada kelas 61 kg. Setelah kemenangan tersebut, Clarke melontarkan callout kepada Brian Lawitan, menyatakan kesiapan untuk melawan siapa saja di kelas yang sama.

Yearmie Lee, yang dijuluki Sun Go Kong, beraksi di kelas flyweight kick‑striking melawan Innwan77 sang Golden Elbow. Meskipun sempat terjatuh, Lee menunjukkan kegigihan dan akhirnya dinyatakan menang lewat unanimous decision.

Boy Prata bertarung melawan Faisal “Sweethands” Giru dalam duel yang menonjolkan ketenangan dan kecermatan. Prata berhasil menguasai ritme pertarungan dan keluar sebagai pemenang.

Salah satu laga paling dinantikan adalah duel antara Putra Abdullah dan Ronal Siahaan (Putra vs Ronal 2). Kedua petarung menampilkan taktik tinggi, namun Putra Abdullah berhasil meraih kemenangan mutlak, menegaskan dominasi Indonesia di panggung internasional.

Putri pertama yang tampil pada edisi kali ini adalah Winona Karamoy melawan Emmabel Cassandra. Kedua atlet memperlihatkan keseimbangan yang ketat, dan akhirnya Emmabel dinyatakan menang lewat majority decision.

Selain 10 laga kick‑striking, Byon Combat 7 juga menyuguhkan dua pertarungan tinju: duel utama antara Fahri dan Kabilan, serta pertarungan puncak lainnya. Kedua laga PPV ini menambah nilai hiburan dan intensitas acara.

Berikut rangkuman singkat pemenang dari seluruh 12 laga:

Pertandingan Pemenang
Jai JMT vs Faktur Rozi Faktur Rozi (unanimous decision)
Charles Ebu vs Amir Zolfi Amir Zolfi (unanimous decision)
Masdewa vs Bashir Mazreavi Bashir Mazreavi (unanimous decision)
Aaron Clarke vs Azwan Che Aaron Clarke (TKO)
Yearmie Lee vs Innwan77 Yearmie Lee (unanimous decision)
Boy Prata vs Faisal Giru Boy Prata (unanimous decision)
Putra Abdullah vs Ronal Siahaan Putra Abdullah (mutual knockout)
Winona Karamoy vs Emmabel Cassandra Emmabel Cassandra (majority decision)
Fahri vs Kabilan Fahri (PPV)
Boxing match 2 (detail pending) Belum diumumkan

Keberhasilan Byon Combat 7 tidak hanya terletak pada kualitas pertarungan, namun juga pada penyajian yang menggabungkan elemen hiburan dan kompetisi sport yang ketat. Penonton dapat menyaksikan enam laga pertama secara gratis melalui platform Vidio, sementara enam laga puncak disiarkan secara pay‑per‑view, menambah antisipasi dan eksklusivitas.

Dengan total 12 pertarungan, Byon Combat Showbiz 7 berhasil menciptakan momen tak terduga, menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama dalam dunia kick‑striking dan tinju di kawasan Asia Tenggara. Penutup, turnamen ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membuka peluang bagi petarung muda untuk menampilkan bakat mereka di panggung internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *