OLAHRAGA

Feyenoord Dominasi di De Kuip, Tekuk Groningen 3-1 dan Perkuat Pengejaran Posisi Kedua

×

Feyenoord Dominasi di De Kuip, Tekuk Groningen 3-1 dan Perkuat Pengejaran Posisi Kedua

Share this article
Feyenoord Dominasi di De Kuip, Tekuk Groningen 3-1 dan Perkuat Pengejaran Posisi Kedua
Feyenoord Dominasi di De Kuip, Tekuk Groningen 3-1 dan Perkuat Pengejaran Posisi Kedua

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 26 April 2026 | De Kuip kembali menjadi saksi penampilan impresif Feyenoord dalam laga penting melawan FC Groningen pada pekan ke-30 Eredivisie. Pertandingan yang berlangsung pada sore hari itu berakhir dengan skor 3-1 untuk pihak tuan rumah, menambah tiga poin krusial dalam persaingan ketat untuk menduduki tempat kedua di klasemen.

Sejak peluit pertama, Feyenoord menunjukkan intensitas tinggi. Gol pembuka datang dari Jordan Bos yang memanfaatkan ruang di kotak penalti setelah serangan terorganisir. Bos mengeksekusi peluang dengan penempatan yang tepat, memberikan keunggulan awal 1-0 bagi tim asuhan Robin van Persie.

Setelah jeda singkat, penyerang Jepang Ayase Ueda memperlebar keunggulan dengan mencetak dua gol berturut‑turut. Gol pertamanya datang dari serangan balik cepat, ketika Ueda menerima umpan silang dan menaklukkan kiper Groningen dengan tembakan ke sudut atas kanan. Gol kedua tercipta lewat kerja sama tim, di mana Ueda mengeksekusi finishing klinis setelah menerima umpan pendek di area pertahanan lawan.

Groningen tidak menyerah begitu saja. Pada menit ke‑78, Thom van Bergen berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas yang melengkung melewati tembok pertahanan. Gol ini sempat menimbulkan harapan bagi tamu, namun momentum Feyenoord kembali menguasai pertandingan pada menit-menit akhir.

Gol penutup datang dari serangan tunggal yang dimulai dari lini tengah. Jordan Bos kembali menjadi penentu, mengirimkan umpan diagonal ke Ueda yang menembus lini pertahanan dan menyelesaikannya dengan satu tendangan keras ke sudut bawah gawang. Skor akhir 3-1 menegaskan dominasi Feyenoord di kandang.

Di luar aksi di lapangan, pelatih sekaligus mantan striker internasional Robin van Persie menarik perhatian dengan metode latihan yang dianggap tidak konvensional. Menjelang pertandingan, Van Persie mengungkapkan bahwa timnya sempat berlatih dengan meniru suara lawan sebagai cara meningkatkan konsentrasi. Ia juga menyebut contoh metode yang dipakai pelatih Arsenal, Mikel Arteta, yaitu menyalakan lampu‑lampu kecil yang terhubung satu sama lain untuk menumbuhkan rasa kebersamaan. “Kami tidak punya layar besar di stadion 1908, tetapi kami menemukan cara kreatif untuk memotivasi pemain,” ujar Van Persie dalam konferensi pers pasca laga.

Metode ini menuai beragam reaksi. Sebagian menganggapnya inovatif, sementara yang lain menilai terlalu eksentrik. Namun, hasil di atas lapangan berbicara lebih keras: tiga poin penting yang menempatkan Feyenoord hanya selisih dua poin dari pemuncak klasemen dan menutup jarak dengan FC Twente yang akan bertemu NEC pada akhir pekan.

Kemenangan ini juga mengokohkan performa Jordan Bos dan Ayase Ueda yang masing‑masing menambah catatan gol pribadi. Kedua pemain kini berada di jalur terbuka untuk menjadi kandidat utama dalam perebutan gelar pencetak gol terbanyak musim ini.

Secara statistik, Feyenoord menguasai penguasaan bola sebesar 58 persen, menciptakan 16 peluang tembakan, dan mencatat 9 tembakan tepat sasaran. Sementara Groningen hanya mampu menghasilkan 5 tembakan tepat sasaran dari total 12 percobaan. Keunggulan di lini tengah dan serangan sayap menjadi faktor penentu dalam mengendalikan ritme permainan.

Dengan kemenangan ini, Feyenoord tidak hanya menambah poin, tetapi juga mengirim sinyal kuat kepada rival-rival lainnya. Tekanan kini beralih pada tim‑tim yang berada di posisi tiga hingga lima, yang masih berjuang mengejar tempat kedua untuk memastikan tiket Liga Champions musim depan.

Kesimpulannya, Feyenoord berhasil mengoptimalkan taktik serta motivasi unik yang dibawa oleh Robin van Persie, mengamankan tiga poin penting melawan Groningen, dan memperkuat peluangnya untuk menguasai posisi kedua di klasemen Eredivisie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *